Ekonomi dan Bisnis

BEI Banjarmasin Akan Adakan Ujian Sertifikasi Pasar Modal

Biaya pendaftaran Rp 1,5 juta dan akan mendapatkan modul, palatihan, makan siang, serta ujian dan kesempatan mengulang dua kali jika tidak lulus.

BEI Banjarmasin Akan Adakan Ujian Sertifikasi Pasar Modal
an
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Banyaknya sekuritas yang melirik Kalsel, harus tersedia SDM pasar modal yang baik. Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Banjarmasin akan mengadakan ujian sertifikasi pasar modal di Banjarmasin.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Banjarmasin, M Wira Adibrata mengatakan, ujian Sertifikasi Pasar Modal yang dimaksud adalah Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) yang merupakan kerjasama antara PT Bursa Efek Indonesia, TICMI dan Uniska Banjarmasin.

Biaya pendaftaran Rp 1,5 juta dan akan mendapatkan modul, palatihan, makan siang, serta ujian dan kesempatan mengulang dua kali jika tidak lulus.

“Besar sekali peluang untuk bisa berkecimpung didunia pasar modal karena industri pasar modal yang terus tumbuh, sementara belum dibarengi dengan SDM yang cukup. Apalagi di daerah,” katanya, Selasa (6/9).

Adapun jumlah transaksi saham di Kalsel sepanjang Agustus 2016 tembus Rp 152 miliar. Angka tersebut naik signifikan disbanding bulan bulan sebelumnya yaitu Rp 91 miliar per bulan.

Angka tersebut merupakan pencapaian tertinggi sepanjang 2016, atau year to date nilai transaksi ini rekor tertinggi.

Total transaksi tersebut lanjut Wira adalah dari tiga sekuritas yang sudah membuka cabang di Banjarmasin, yakni Mandiri Securities, BNI Securities dan Valbury Asia Securities.

Angka Rp 152 miliar tersebut belum termasuk investor Banjarmasin yang membuka rekening saham diluar tiga sekuritas tersebut.

Dia menjelaskan, faktor yang memberikan naiknya nilai transaksi diantaranya adalah kinerja perusahaan tercatat yang terus membaik, kebijakan pemerintah seperti tax amnesty dan kepercayaan investor asing untuk masuk di pasar modal Indonesia semakin meningkat.

Melihat potensi Kalsel yang terus menggeliat, banyak perusahaan sekuritas yang ingin membuka cabang di Banjarmasin seperti PT Philip Securites Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Mega Capital Indonesia dan PT Reliance securities. (*)

Penulis: Hasby
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help