Ini Rahasia Kenapa Harga Calya-Sigra Murah

Kedua model ini sudah dibekali beberapa fitur keselamatan "mahal", seperti dual airbag dan sistem pengereman anti-brake lock system (ABS).

Ini Rahasia Kenapa Harga Calya-Sigra Murah
TAM-ADM Astra
Toyota Calya dan Astra Daihatsu Sigra berpotensi mengusik pasar Avanza-Xenia bekas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID – Ketika duet Toyota dan Daihatsu meluncurkan duo model andalan terbarunya, Toyota Cayla dan Sigra, tidak sedikit orang yang terheran-heran. Salah satunya, adalah kelengkapan fitur mobil yang mumpuni, tetapi bisa dibanderol dengan harga yang relatif murah.

Kedua model ini sudah dibekali beberapa fitur keselamatan "mahal", seperti dual airbag dan sistem pengereman anti-brake lock system (ABS).

Mengapa demikian?

Alasan pertama, mengapa Calya dan Sigra bisa punya harga yang kompetitif adalah karena program mobil murah dan ramah lingkungan alias low cost and green car (LCGC). Lewat program ini, PT Astra Daihatsu Motor dan PT Toyota Astra Motor punya keistimewaan tidak bayar Pajak Penambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM).

Bicara kategori, kedua model ini masuk dalam kelompok kendaraan berpenggerak roda 4x2 dengan mesin di bawah 1.500 cc yang dibebani PPnBM 10 persen. Calya dibekali mesin 1.2 liter berpenggerak roda depan. Artinya, karena berstatus sebagai produk LCGC, maka kedua model ini tidak dibebani PPnBM.

Maka, jika dibandingkan dengan model-model sejenis atau yang punya dimensi lebih kecil, seperti Kia Picanto atau Hyundai i10, model-model LCGC punya keuntungan.

Toyota Calya dirakit di pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat.(Febri Ardani)

Kandungan Lokal

Faktor kedua dan yang paling berpengaruh adalah masalah kemampuan industri Daihatsu dan Toyota sebagai pemanufaktur otomotif besar di Indonesia. Sebelum Calya dan Sigra lahir, kedua merek ini sudah melahirkan beberapa model kolaborasi sebelumnya, mulai dari Avanza-Xenia, Rush-Terios, dan Agya-Ayla.

Khusus untuk Agya dan Ayla, keduanya juga berstatus LCGC dan wajib memenuhi beberapa syarat manufaktur, salah satunya kandungan komponen lokal sampai 80 persen. Artinya, baik Daihatsu dan Toyota, sama-sama sudah menyiapkan stuktur perusahaan pemasok komponen yang wajib berstatus lokal.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved