Berita Kotabaru

Taufik Kerap Bertemu Bekantan di Hutan Bakau

Namun, hutan mangrove di Kabupaten Kotabaru sekaligus menjadi tempat monyet hidung panjang yang biasa disebut bekantan.

Taufik Kerap Bertemu Bekantan di Hutan Bakau
www.bekantan.org
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kabupaten Kotabaru merupakan daerah sebagian besar adalah kawasan hutan mangrove. Hutan mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi dan pengembangbiakan ikan.

Namun, hutan mangrove di Kabupaten Kotabaru sekaligus menjadi tempat monyet hidung panjang yang biasa disebut bekantan. Terlebih satwa dilindungi ini juga menjadi maskotnya Kalimantan Selatan (Kalsel).

Taufik Dani, salah seorang warga Jalan Raya Stagen, Desa Sungaiparing, Kecamatan Pulaulaut Utara, mengaku kerap menemukan bekantan pada sore hari di sekitar rumahnya.

"Banyak ternyata bekantan di Sungaiparing. Biasanya bila sore bekantan-bekantan itu duduk di pinggir jalan. Jumlahnya cukup banyak juga. Cuma saya tidak sempat memfoto," kata Taufik, Jumat (9/9/2016).

Taufik mengakui bekantan yang jumlahnya tak kurang dari belasan ekor, cukup liar.

"Mungkin karena hidupnya bebas jadi liar. Dan satwa ini harus dijaga kelestariannya, karena dilindungi Undang-Undang," ujarnya. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help