Jendela Dunia

Maria, Perempuan Pembunuh Bayaran dari Filipina

Dia kini terjebak di dalam perang brutal melawan narkoba yang dikobarkan pemerintah Filipina, sejak Presiden Rodrigo Duterte berkuasa sekitar dua bula

Maria, Perempuan Pembunuh Bayaran dari Filipina
Mirror
Seorang terduga pengedar narkoba tewas ditembak orang tak dikenal di salah satu sudut kota Manila, Filipina. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, FILIPINA - Anda pernah meyaksikan film aksi Colombiana yang dibintangi aktris Zoe Saldana?

Film ini bercerita tentang seorang perempuan yatim piatu yang tumbuh menjadi seorang pembunuh bayaran yang lihai dan kejam.

Semua sasaran Cataleya, nama karakter yang diperankan Saldana, adalah para penjahat, khususnya pengedar narkotika, termasuk mereka yang membunuh kedua orangtuanya.

Nah, kisah Cataleya ini tentunya hanya sebuah rekaan untuk kepentingan hiburan semata. Siapa nyana, kisah semacam ini dijalani seorang perempuan Filipina.

Sosok Cataleya di dalam film terlihat sangat glamor dan bisa menikmati hidup dari penghasilannya sebagai pembunuh bayaran.

Tetapi tak ada keglamoran dalam kehidupan sang pembunuh bayaran asal Filipina, sebut saja bernama Maria.

Dia terpaksa pindah dari satu rumah ke rumah lainnya karena khawatir akan keselamatannya. Dia juga cemas karena tak bisa meninggalkan pekerjaan dengan bayaran Rp 5,7 juta per pembunuhan.

Dia kini terjebak di dalam perang brutal melawan narkoba yang dikobarkan pemerintah Filipina, sejak Presiden Rodrigo Duterte berkuasa sekitar dua bulan lalu.

Maria, bukan nama sebenarnya, kini terikat kontrak dengan pemerintah Filipina, untuk menghabisi para pengedar narkoba, terutama di level-level rendah.

Awalnya, Maria menawarkan jasanya lewat suaminya yang adalah anggota kepolisian Filipina. Kini Maria sudah membunuh lima orang.

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved