Menteri Senior Jepang Ini Mendapat Kecaman Keras Karena Persoalan Gendong Menggendong

Saat itu, sang menteri sempat bercanda bahwa dia akan dalam masalah besar jika aksi gendongnya itu diketahui publik.

Menteri Senior Jepang Ini Mendapat Kecaman Keras Karena Persoalan Gendong Menggendong
Asahi.com
Seorang menteri senior Jepang, Shunsuke Mutai (60) tertangkap kamera sedang digendong bawahannya saat melintasi genangan air ketika meninjau sebuah daerah bencana. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TOKYO - Aksi "norak" pejabat saat turun ke lapangan kembali terulagn dan kali ini terjadi di Jepang.

Seorang menteri senior Jepang dikecam karena digendong bawahannya saat meninjau daerah yang diterjang badai.

Saat itu, sang menteri sempat bercanda bahwa dia akan dalam masalah besar jika aksi gendongnya itu diketahui publik.

Kejadian ini berawal ketika Shunsuke Mutai (60), wakil menteri urusan rekonstruksi, berkunjung ke kota Iwaizumi di wilayah utara negeri itu. Kota ini luluh lantak diterjang badak Lionrock dan menewaskan 19 orang warga.

Saat melakukan peninjauan bersama tim asesmen kerusakan akibat bencana pada 1 September inilah Mutai digendong bawahannya saat melintasi sebuah genangan air.

Dengan mengenakan kemeja biru dan sepatu kerja berwarna hitam, Mutai terlihat mencoba agar kakinya tak basah saat melintasi genangan. Sementara, rekan-rekan kerjanya mengenakan sepatu bot sehingga mereka bisa bebas melintasi genangan air dan banjir.

"Saya akan terlibat dalam masalah jika tertangkap kamera," kata Mutai dalam rekaman yang disiarkan stasiun televisi swasta TBS, setelah diturunnkan dari gendongan.

Aksi ini langsung mendapatkan respon dari juru bicara pemerintah Yoshihide Suge yang menyebut perilaku Mutai itu sangat tidak pantas.

Suga menambahkan, sebagai pemimpin rombongan, Mutai seharusnya membawa sepatu bot karena akan berkunjung ke daerah bencana.

Sementara itu, Menteri Manajemen Bencana, Jun Matsumoto, yang juga adalah atasan langsung Mutai, meminta maaf atas perilaku bawahannya tersebut.

"Perilakunya sangat tidak pantas dan tak memikirkan perasaan warga yang terkena bencana di kawasan itu," kata Matsumoto.

Sedangkan Mutai, yang juga menjadi anggota parlemen, telah menyatakan penyesalan mendalamnya akibat perilakunya di daerah bencana itu.

Sekitar sepekan yang lalu, seorang politisi senior India juga dikecam habis-habisan setelah fotonya digotong saat melintasi banjir muncul di media massa.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help