Berita Banjarmasin

Tanggapan BNN Kota Banjarmasin Soal Rencana Pecandu Narkoba Diberi Modal Usaha

Kasi Rehabilitasi BNN Kota Banjarmasin, Rizali Hadi, menyebutkan pembinaan harus terus dilakukan

Tanggapan BNN Kota Banjarmasin Soal Rencana Pecandu Narkoba Diberi Modal Usaha
net
Logo BNN 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kasi Rehabilitasi BNN Kota Banjarmasin, Rizali Hadi, menyebutkan pembinaan harus terus dilakukan terhadap para mantan pecandu yang sudah menjalani rehabilitasi. Baik itu rawat jalan maupun rawat inap.

"Kami menyambut baik adanya usaha mengusulkan anggaran dana untuk modal usaha mantan pengguna. Harapannya mereka tidak kembali lagi," tutur Rizali, Rabu (14/9/2016).

Data di BNN Kota Banjarmasin, pada tahun ini sudah menangani 45 orang rawat inap dan 5 rawat jalan.

Dari kuota yang ada, untuk rawat inap sudah habis. Sebab dari pemerintah pusat cuma menganggarkan untuk 5 orang. "Tahun ini dianggarkan 5 orang rawat inap dan rawat jalan 50 orang. Penentuan inap atau jalan tergantung asesmen," tutur Rizali.

Kendati kuota rawat inap habis Rizali mengaku tetap akan mengupayakan jalan lain.

"Kalau memang ada warga Kota Banjarmasin yang harus direhabilitasi. Kami akan meinta bantuan BNNP, atau minta bantuan Pemko. Atau bisa juga kami merevisi kegiatan sehingga anggaranya dialihkan ke rehabilitasi," sebut Rizali.

Ke depan, Rizali mengharapkan, keterlibatan Pemko dalam pembiayaan rehabilitasi tersebut. Sebab, selama ini hanya mengandalkan APBD. Sehingga kuotanya terbatas.

Sekarang anggaran dari pemerintah pusat anggaran rawat inap dikurangi. Tahun 2014 kuota kami 10 orang, 2015 dan 2016 cuma 5 orang.

"Padahal dari penelitian warga kota Banjarmasin yang jadi korban narkoba sangat banyak jumlahnya," sebut Rizali.

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved