Seputar Kalteng

Inilah Otak Pelaku Perampokan di Rumah Bos UD Sanjaya Palangkaraya

Sholehan (43) yang diduga otak perampokan di rumah Ahok, Bos UD Sanjaya di Jalan Antang Kalang IV Palangkaraya, sebulan yang lalu.

Inilah Otak Pelaku Perampokan di Rumah Bos UD Sanjaya Palangkaraya
Banjarmasin Post Group/Faturrahman
Kapolresta Palangkaraya, AKBP Lili Warli saat menggiring diduga otak pelaku perampokan di rumah Ahok, bos UD Sanjaya di jalan Antang Kalang IV Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Suasana Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumatb(23/9/2016) malam mendadak ramai.

Ini setelah, puluhan belasan polisi yang sebagian diantaranya ber senjata meunggu kedatangan
Sholehan (43) yang diduga otak perampokan di rumah Ahok, Bos UD Sanjaya di Jalan Antang Kalang IV Palangkaraya, sebulan yang lalu.

Dengan mengenakan baju kaos warna kuning dengan celana jeans selutut, pelaku perampokan ini seperti menjadi selebritis yang jadi perhatian warga yang ada di Bandara.

Pelaku perampokan ini, dikawal ketat polisi dengan tangan di borgol dan kepala di tutup topi kupluk, yang saat melewati pintu luar penutup kepalanya langsung di buka,sehingga jadi sorakan warga di ruang tunggu bandara Tjilik Riwut.

Solehan ditangkap di tim gabungan dari Polresta Palangkaraya, Polda Kalteng dan Polda Jambi karenavselama sebulan ini ternyata bersembunyi di Jambi di tempat keluarganya.

Kapolresta Palangkaraya, AKBP Lili Warli, yang berada di Bandara bersama jajarannya, mengatakan, Solehan ditangakap di Jambi, setelah ada informasi dari tiga orang rekannya yang sitangkap oleh petugas dari Polres Kobar.

"Ditangkapnya Kamis kemarin, tanggal 22 spetember 2016 siang,
di kabupaten Tanjung Jabang Barat Kecematan Batang Asam Desa Sri Agung, hari ini dia kami bawa ke Palangkaraya." ujar Kapolresta Palangkaraya untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Seperti diketahui, rumah sekaligus tempat penyimpanan barang alat listrik milik Bos UD Sanjaya, sebulan yang lalu dirampok oleh empat orang bertopeng yang sempat menyandera istri Ahok pemilik rumah.

Kawanan perampol sempat menggondol uang dan perhiasan yang nilainya ditaksir hingga mencapai Rp2 miliar.Namun, saat ditangkap uang yang ada di tangan Solechan tinggal Rp160 juta uang tunai.

Kasat Reskrim Polresta Palangkaraya AKP Erwin Situmorang, menjelaskan saat pihaknya melakukan penangkapan terhadap tersangka tidak ada perlawanan. (*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved