Megawati Jubir Pilgub 6 Provinsi

Megawati akan hadir di Pilkada Serentak 2017, yakni di Papua Barat, Sulawesi Barat, Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, dan DKI Jakarta.

Megawati Jubir Pilgub 6 Provinsi
kompas.com
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berbicara saat akan mengantar pasangan Basuki Tjahaja Purnama (ahok) dan Djarot Syaiful Hidayat, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (21/9/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal menjadi juru kampanye untuk Pilkada di enam provinsi.

Megawati akan hadir di Pilkada Serentak 2017, antara lain Papua Barat, Sulawesi Barat, Bangka Belitung, Banten, Gorontalo, dan DKI Jakarta.

Seretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut, sejumlah kepala daerah yang dinilai berhasil juga akan terjun sebagai juru kampanye. Mereka antara lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Kita juga sedang menjalin persahabatan dengan berbagai kepala daerah dari Sulawesi Selatan dan Jawa Timur," tuturnya.

Kendati menyertakan sejumlah kepala daerah, Hasto mengatakan, tidak akan melibatkan anggota kabinet dari PDI Perjuangan. Para menteri asal PDI Perjuangan mengikuti fatsun Presiden Joko Widodo.

"Pak presiden meminta seluruh jajaran kabinet kerja untuk betul-betul mampu bekerja menyelesaikan program-program pemerintahan," ujarnya.

Di kabinet Jokowi, PDI Perjuangan menempatkan Mendagri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani. Kemudian Menteri Koperasi dan UMKM AA Puspayoga, Seskab Pramono Anung dan Menkumham Yasonna Laoly.

Untuk Ibu Kota, Hasto menegaskan, PDI Perjuangan akan fokus memenangkan pasangan petahana, Basuki Tjahaja Purnama-Djaro Saiful Hidayat. Ia pun menyangkal, keterlibatan Megawati Soekarnoputri pada Pilkada Serentak 2017 sebagai pertarungan antar keluarga.

"Kita bicara pilkada, bicara gagasan. Bicara komitmen kerakyatan, tidak pernah bicara tentang pertarungan sebuah keluarga," kata Hasto.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak, Senin (26/9)

Editor: Mahmud M Siregar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help