Kriminalitas

Ngeri, Telan Zenith Setara dengan Telan 240 Pil

Anak muda perlu mendapat pemahaman dan pengetahuan, bukan hanya penyuluhan anti narkoba tapi juga bahaya obat-obatan daftar G.

Ngeri, Telan Zenith Setara dengan Telan 240 Pil
bpost
Anggota Satnarkoba Polresta Banjarmasin memberi penyuluhan narkoba. 

BANJARMASIN, BPOST- Peredaran dan penyalahgunaan zenith di Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan (Kalsel) secara umum kini menjadi ancaman serius. Meskipun awalnya obat yang masuk kategori daftar G ini memang dijual bebas tapi terbatas. Artinya, untuk mendapatkan obat ini harus menggunakan resep dokter.
Namun dalam perkembangannya obat ini sering disalahgunakan penggunaan dan peredarannya oleh warga. Karena untuk mendapatkan pil ini sangat mudah dan harganya murah, kerap kali dikonsumsi dalam jumlah dan dosis yang berlebihan sehingga menimbulkan fly. Hal itu terbukti jajaran Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) mengamankan pengguna dan penjualan obat itu dalam kapasitas yang cukup besar, sehingga rawan disalahgunakan.
Bahkan jajaran Polresta Banjarmasin pun terus giat melakukan langkah antisipasi hingga penertiban. Akhir pekan lalu, Satresnarkoba menuju SMAN 8 di Alalak Banjarmasin untuk melakukan kegiatan preventif dan sosialisasi atau penyuluhan antinarkoba. Pada giat itu, diantaranya menyoal soal bahaya zenith.
"Anak muda perlu mendapat pemahaman dan pengetahuan, bukan hanya penyuluhan anti narkoba tapi juga bahaya obat-obatan daftar G. Karena banyak kasus anak-anak muda yang sudah jadi pengguna zenith," ucap Kasat Reserse Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Ferry R Sitorus.
Bagaimana dampak yang ditimbulkan menelan zenith, baca selengkapnya di Bpost edisi Senin (26/9/2016). (*)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Moh. Choiruman
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help