Otomotif

Sosok Setiadi, Beli Motor Puluhan Juta Pakai Uang Receh, Jadi Perhatian Netizen Banua

Berita Setiadi yang membeli motor Honda dengan uang receh yang jumlahnya ada ada ber ember-ember dan kardus jadi satu yang yang menarik

Sosok Setiadi, Beli Motor Puluhan Juta Pakai Uang Receh, Jadi Perhatian Netizen Banua
Setiadi
Setiadi Setiadi, duduk di atas Honda CBR 150 R yang dia beli pakai recehan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sosok Setiadi menjadi perhatian belakangan ini. Lelaki yang berdomisili di Depok ini jadi sorotan dan berita hangat di media sosial. Tak terkecuali di Kota Banjarmasin.

Berita Setiadi yang membeli motor Honda dengan uang receh yang jumlahnya ada ada ber ember-ember dan kardus jadi satu yang yang menarik. Berita ini muncul di halaman atau beranda media sosial dan tersebar di beberapa grup media sosial Banjarmasin.

Misal saat melihat grup facebook para relawan Banjarmasin. Berita ini cukup menyita perhatian netizen Banua. Misal yang diungkapkan akun M Baihari Ramadhan. "Kerja keras yang sangat indah, hasilnya memuaskan 100 persen," tulinya.

Sama halnya dengan akun fecebook Anto yang menulis, "‎I like pria pantang menyerah demi satu impian"

Sebagaimana dilansir dari otomania.com, Setiadi jadi sorotan utama setelah membeli Honda CBR150R seharga Rp 33,425 juta dengan menggunakan uang koin di diler Honda Moto Care Depok.

Namun perjalanan untuk mendapatkan motor barunya tidak semudah yang dibayangkan, karena ia sempat ditolak beberapa diler sebelumnya.

Setiadi mengatakan bahwa Honda Moto Care ini merupakan diler ke delapan yang akhirnya menerimanya menjadi konsumen.

"Sebelum beli saya itu menghubungi diler dulu. Tanya-tanya harga, sekaligus kasih info kalau saya mau beli motor secara tunai pakai uang koin, ternyata banyak yang nolak," ucap Setiadi saati dihubungi Otomania, Selasa (27/9/2016) lalu.

Menurutnya, sebelum ke Moto Care sudah ada tujuh diler yang dihubunginya lebih dulu. Mulai dari diler Honda sampai beberapa diler dengan merek motor lain yang tersebar di Depok, Jawa Barat.

"Mungkin mereka kaget dan merasa main-main jadi tidak digubris. Sampai akhirnya saya menghubungi ke Moto Care dan mereka bilang bisa-bisa saja," ucap Setiadi.

Bahkan setelah sampai ke Honda Moto Care sendiri, Setiadi menjelaskan bahwa pihak sales sempat kaget ketika ia datang membawa ember plastik dan dus berisi uang logam.

"Koin itu kan banyak, saya saja datang berdua karena beratnya lebih dari 120 kg. Salesnya kaget ternyata jumlah koinnya banyak sekali, lalu saat saya minta hitung sekarang, mereka tidak sanggup dan meminta beberapa hari untuk menghitungnya," pungkas Setiadi.

Penulis: M Fadli Setia Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved