Lettu Syamsudin Noor Ternyata Orang Alabio HSU, Danlanud pun Kagum Dengan Sosoknya

Menurutnya Lettu Sjamsuddin Noor begitu hebat dan pola berpikirnya out of the box dimana jaman dahulu. Beliau sudah berpikir menjadi pilot.

Lettu Syamsudin Noor Ternyata Orang Alabio HSU, Danlanud pun Kagum Dengan Sosoknya
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Danlanud Syamsudin Noor saat jadi pembicara pada seminar dalam rangka peringatan HUT ke-71 TNI. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Warga Kalimantan Selatan pastinya tak asing lagi dengan nama Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru. Nah, tahukah bahwa nama bandara ini diambil dari nama Lettu Syamsudin Noor?

Meski meninggal pada usia sangat muda yakni 26 tahun kala pesawat yang diterbangkannya mengalami kecelakaan di Gunung Galunggung pada 26 Nopember 1950, ternyata kiprah penerbang muda ini membuat kagum Komandan Lanud (Danlanud) Syamsudin Noor Letkol (Pnb) Bambang Sudewo, saat menjadi pembicara pada seminar HUT TNI ke 71, Selasa (4/10).

"Lettu Syamsudin Noor merupakan orang hebat, usia 26 sudah menjadi pilot. Beliau lahir di Alabio, HSU, pada 5 Nopember 1924," papar Bambang.

Beliau bersekolah di HIS Batavia pada 1932 dan lulus 1939 dan melanjutkan di MULO Jawa Barat pada 1942 dan selesai di MULO. Lanjut ke AMS.dan lulus kemudian masuk Akademi Militer dan lulus 1946.

"Beliau juga ikuti pendidikan dan latihan penerbangan di Burma dan India pada 1950 dan menjadi pilot pesawat terbang milik Indonesia Airways," jelasnya seraya mengatakan pada 26 Nopember 1950 pesawat ia gugur kala pesawatnya menabrak lereng Gunung Galunggung dan dimakamkan di Cikutra Bandung.

Menurutnya Lettu Sjamsuddin Noor begitu hebat dan pola berpikirnya out of the box dimana jaman dahulu. Beliau sudah berpikir menjadi pilot.

"Jangan hanya dikenal, ikuti jejak-jejaknya dimana untuk jadi berhasil tidak lepas dari pendidikan formal, nikmati masa muda dan gali ilmu, jelasnya.

Selain itu Lettu Syamsudiin noor sepertinya sangat dihormati rekan-rekannya dimana saat beliau dikuburkan rekan-rekannya sesama pilot menjatuhkan kembang dari pesawat yang terbang diatasnya dan dalam sejarah ini pertama kali.

Hal ini menurutnya bisa menjadi inspirasi kaum muda dimana jika mau sukses tak instan harus dengan perjuangan.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved