Berita HST

Program Indonesia Pintar Kurang Menyentuh Siswa di Pegunungan Meratus

Di dua sekolah di Kecamatan Batangalai Timur, yaitu SDN Pambakulan dan SDN Datarbatung baru sedikit siswa yang menerima.

Program Indonesia Pintar Kurang Menyentuh Siswa di Pegunungan Meratus
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES
Warga menunjukkan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Pos Kampung Melayu, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Program Indonesia Pintar, yang sebelumnya disebut Bantuan Siswa Miskin di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, belum menyentuh semua siswa dari keluarga miskin. Khususnya di desa terpencil.

Di dua sekolah di Kecamatan Batangalai Timur, yaitu SDN Pambakulan dan SDN Datarbatung baru sedikit siswa yang menerima.

Padahal, siswa di dua sekolah tersebut, rata-rata dari keluarga tak mampu yang hidup dari berladang.

Seperti diungkapkan Kepala Sekolah SDN Datar Batung. Dari 87 siswa di sekolah itu, hanya 22 orang yang menerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Bantuan tersebut baru menyentuh siswa di sekolah tersebut pada tahun 2016.

“Bantuannya dibayarkan per semester dan diambil secara kolektif ke Bank BRI Cabang Birayang, didampingi para guru,” jelas Birhasani.

Disebutkan, pihak sekolah sebenarnya telah mengusulkan semua siswa mendapat bantuan tersebut, mengingat rata-rata siswa Meratus itu masuk kategori dari keluarga tak mampu.

“Diusulkan untuk seluruh siswa. Tapi yang disetujui hanya 22 orang,” jelasnya.

Kepsek yang sudah puluhan tahun mengajar di desa terpencil itu pun menyatakan, untuk tahun 2017, pihanya berupaya agar semua siswa mendapatkan bantuan dari program tersebut.

“Sebab semua orangtua siswa tingkat ekonominya sama saja. Hidup dari hasil bercocok tanam, dengan rumah sederhana tanpa ada barang mewah,” jelasnya.

Sementara di SDN Pambakulan, dari 57 orang total siswa, yang menerima bantuan program Indonesia pintar (PIP) tersebut, baru tujuh orang.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved