Home »

Video

Berita Kotabaru

NEWS VIDEO: Kapal Tak Berangkat, 30 Penumpang Telantar di Pelabuhan Stagen

Lebih membuat bingung calon penumpang yang sebagian di antaranya adalah anak-anak, lantaran bekal makanan dan uang selama di perjalanan dari Sukbar mu

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU -Transportasi antar pulau di wilayah Kabupaten Kotabaru kembali dikeluhkan. Bahkan calon penumpang kecewa lantaran tidak berlayarnya KM Sabuk Nusantara 55 ke beberapa pulau di Kecamatan Pulau Sembilan, membuat lebih kurang 30 jiwa telantar di Pelabuhan PT Pelindo III, Stagen.

Belasan kepala keluarga (KK) calon penumpang KM Sabuk Nusantara 55 yang mayoritas dari Sulawesi Barat (Sulbar) dengan tujuan Pulau Sembilan, memilih untuk tetap tinggal di atas kapal karena tidak punya keluarga di Kotabaru (ibu kota kabupaten).

Lebih membuat bingung calon penumpang yang sebagian di antaranya adalah anak-anak, lantaran bekal makanan dan uang selama di perjalanan dari Sukbar mulai menipis. Bahkan di antara penumpang terpaksa hanya makan sekali sehari.

"Selama 24 jam cuma sekali makan karena bekal sudah habis. Sebab kami pikir hari ini (kemarin) kapal akan berangkat ke pulau sembilan. Ternyata tidak berangkat," ujar Dayat salah seorang penumpang, Sabtu (8/10).

Menurut Dayat, sejak awak kapal memberitahukan kalau perintis (sabuk nusantara) tidak berlayar ke pulau sembilan dengam alasan akan dok, sebagian penumpang yang memiliki uang lebih memilih pulang duluan.

"Ada yang lewat darat menuju Lontar, sampai Lontar baru menumpang kapal nelayan. Ada juga berangkat ikut kapal nelayan dari Batulicin. Kami yang tinggal di sini tidak bisa karena uangnya tidak cukup. Ada satu teman mau ke pulau duluan, tidak jadi karena naik kapal," jelas Dayat.

Kapten KM Sabuk Nusantara 55, Robin Ahmad Kasim, saat dikonfirmasi tidak menepis jika kapal tidak berlayar, walau diakuinya hari ini (kemarin) jadwal keberangkatan ke pulau sembilan.

Robin beralasan, tidak berani memberangkatkan kapal karena mendapat telepon dari pihak PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Batulicin. Dengan alasan, sampai menunggu perpanjangan izin administrasi selesai.

"Saya tidak tahu juga izin administrasi apa. Perintahnya seperti itu. Tapi mudah-mudahan paling lambat Senin (lusa) sudah selesai (diperpanjang). Jadi bisa berangkat," kata Robin.

Robin juga meminta agar penumpang sabar menunggu sampai proses selesai. "Karena mereka (penumpang) tidak punya keluarga di sini, mereka boleh tinggal di kapal. Tapi saya hanya minta jaga kebersihannya," pinta Robin.(Banjarmasin Post/Helriansyah/Ratino Taufik)

Penulis: Herliansyah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help