Seputar Banjarmasin

Begini Kemeriahan Tradisi Bikin Bubur Asyura Anggota Pengajian di Banjarmasin

Tradisi ini mereka gelar di halaman Langgar Ash Habul Yamin di kompleks perumahan tersebut. Usai matang, bubur dibawa pulang karena mereka semua berpu

Begini Kemeriahan Tradisi Bikin Bubur Asyura Anggota Pengajian di Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal
Para perempuan anggota Majelis Ta’lim Ibu-ibu Perkumpulan Yasin/Shalawat & Burdah Jalan A Yani Km 6,5, Kompleks Bun Yamin Permai I Ray 1 RT 14, Banjarmasin berkumpul untuk memasak bubur Asyura bersama-sama, Selasa (11/10/2016) pagi hingga siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para perempuan anggota Majelis Ta’lim Ibu-ibu Perkumpulan Yasin/Shalawat & Burdah Jalan A Yani Km 6,5, Kompleks Bun Yamin Permai I Ray 1 RT 14, Banjarmasin berkumpul untuk memasak bubur Asyura bersama-sama, Selasa (11/10/2016) pagi hingga siang.

Hal itu mereka lakukan untuk memperingati 10 Muharram atau Hari Asyura yang jatuh hari ini.

Berbagai macam bahan masakan seperti beragam sayuran yakni labu, kacang panjang, jagung, dan sebagainya, penyedap rasa, daging ayam, tulang sapi, susu, gula, garam, penyedap rasa, beras, mentega, dan lain-lain dicampur jadi satu di dalam alat masaknya berupa wajan besar yang disebut kawah.

“Biasanya, tradisinya bahan makanan campurannya harus 41 macam,” ungkap Ketua majelis taklim ini, Siti Aisyah.

Tradisi ini mereka gelar di halaman Langgar Ash Habul Yamin di kompleks perumahan tersebut. Usai matang, bubur dibawa pulang karena mereka semua berpuasa Asyura dan bubur akan dijadikan menu berbukanya.

“Membuat bubur Asyura ini sering dilakukan orang Banjar sejak dulu. Di masa lalu, kayu lapuk, batu hingga lumut pun dimasukkan ke masakan untuk melengkapi syarat 41 macam tersebut,” paparnya. (*)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help