Health Info

Benarkah Kebiasaan Bangun Subuh Mengganggu Kesehatan? Ini Faktanya

Walau demikian, para ahli dari Australia mengingatkan bahwa bangun pagi, terutama sebelum matahari terbit, bisa mengganggu kesehatan.

Benarkah Kebiasaan Bangun Subuh Mengganggu Kesehatan? Ini Faktanya
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bila ingin menjemput rezeki lebih banyak, bangunlah sepagi mungkin. Demikian menurut sebuah ungkapan yang kerap disampaikan agar kita tidak bermalas-malasan tidur sampai siang.

Walau demikian, para ahli dari Australia mengingatkan bahwa bangun pagi, terutama sebelum matahari terbit, bisa mengganggu kesehatan.

Mereka menyebut, bangun tidur dalam jam terlalu pagi bisa menyebabkan "jet leg sosial", merujuk pada perbedaan antara seseorang yang dipaksa bangun dan bangun secara alami.

Saat matahari mulai terbit, kadar melatonin (hormon yang membuat kita mengantuk) secara alami akan menurun. Pada saat yang sama, kadar kortisol atau hormon yang membuat kita lebih berenergi, meningkat.

Nah, bila kita terpaksa bangun pagi, bukannya bangun secara alami, kerja hormon-hormon itu jadi terganggu.

Ketidakseimbangan hormon tersebut dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, stroke, dan depresi.

Untunglah ada banyak cara untuk mencegah ketidakseimbangan hormonal, misalnya saja melakukan pengaturan waktu tidur, mengurangi konsumsi kafein di sore hari, dan menyiapkan menu sarapan sehat agar tubuh lebih bertenaga.

Agar kita tidak merasa bangun pagi dengan terpaksa, biasakan untuk tidak begadang sehingga waktu tidur cukup. Di pagi hari kita pun menjadi segar dan berenergi.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help