Berita HST

Polisi Curigai Ada Tindak Pidana pada Kasus Temuan Jasad Warga Danau Panggang di Sungaibuluh

Dijelelaskan, saat ditemukan, tubuh korban memang tak ada luka-luka. Namun wajah korban telihat hanya lecet dan luka di bibir bagian dalam, dan sediki

Polisi Curigai Ada Tindak Pidana pada Kasus Temuan Jasad Warga Danau Panggang di Sungaibuluh
Istimewa
Tim Sar dan BPK saat akan mengevakuasi jasad korban. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kasatreskrim Polres Hulu Sungai Tengah AKP Heru Setiawan mengakui, ada indikasi tidak pidana terhadap Nasrullah (22) Warga Desa Palukahan, Danaupanggang, HSU, yang ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa di Desa Sungai Buluh,Kematan Labuanamas Utara, HST, yang merupakan perbatasan HST -HSU.

Heru Heru menyatakan, jenazah korban sudah di kirim ke Rs Ulin Banjarmasin (bukan Rs Bhayangkara seperti ditulis pada berita sebelumnya), sekitar pukul 08.00 wita Selasa (11/10/2016).

Selesai diotopsi, malam ini jenazah dipulangkan, dan diserahkan ke rumah orangtuanya.

Otopsi dilakukan jelas Heru untuk memudahkan mengungkap kasus kematiannya.

"Masalahmya, kami sudah melakukan penyelidikan dengan mendatangi keluarga dan teman-temannya, tapi belum ada petujuk yang membantu pengungkapan kasus. Akhirnya atas izin keluarga, kami lakukan permintaan otopsi ke rumah sakit Ulin," jelas Heru.

Dijelelaskan, saat ditemukan, tubuh korban memang tak ada luka-luka. Namun wajah korban telihat hanya lecet dan luka di bibir bagian dalam, dan sedikit mengeluarkan darah.

"Kita tunggu saja hasil otopsinya, biasanya sekitar tiga hari, baru ada hasilnya," kata Heru.

Diberitakan sebelumnya, Nasrullah (22) ditemukan warga Desa Sungaibuluh Kecamatan Labuanamas Utara' Hulu Sungai Tengah dalam kondisi tak bernyawa di pinggir jalan nasional, Senin 10 Oktober 2016 pukul 18.25 Wita.

Saat ditemukan, korban tak membawa identitas diri apapun, selain dua saset obat batuk komik,uang Rp 10.500, dan handset samsung putih, tanpa telepon genggamnya yang tersimpan di saku celana jins. Bonank, relawan BPK yang juga amggota Tim SAR HST, Selasa (11/10/2016) menuturkan, di sekitar lokasi ditemukannnya jasad, tak ditemukan baranglain, seperti sepeda motor atau sepeda, sehingga dia diduga korban tindak pidana.

Jasad korban sendiri dievakuasi menggunakan ambulan BPK Dadali Kasarangan, selanjutnya dibawa ke rumah sakit. Menurut Bonank, identitas korban akhirnya terkuak melalui alat sidik jari Polres HST. Dari mesin pemindai sidik jari itu akhirnya diketahui bernama Nasrullah, warga Jalan Palukahan, Danau Panggang, HSU. (*)

Penulis: Hanani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved