Berita HSS

Keluarga Korban Penembakan Anggota Brimob Dapat Santunan Rp 200 Juta

Dengan adanya lima butir kesepakatan yang ditandatangani bersama tersebut, keluarga korban berjanji tak lagi menuntut hal lain,dan jika mengingkarinya

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Santunan terhadap keluarga korban penembakan anggota Brimob, telah diberikan oleh Kapolres Hulu Sungai Selatan, Rabu, 12 Oktober 2016 kemarin.

Santunan sebesar Rp 200 juta itu berasal dari PT Sam, perusahaan perkebunan kelapa sawit, yang beroperasi di Desa Bajayau, Daha Barat selaku perusahaan yang mengontrak dua anggota Brimob tersebut untuk pengamanan wilayah mereka.

Kapolres HSS AKBP Sukendar Eka Restyan Putera, Kamis (13/10/2016) menjelaskan, santunan sebesar itu bentuk rasa tanggungjawab dan kepedulian terhadap keluarga Muklis, korban yang meninggal dunia.

"Jadi santunan untuk anak dan istri diberikan korban dananya dari perusahaan, bukan dari Kapolda. Penyerahannya melalui saya sebagai kapolres, usai pertemuan mediasi atas tuntutan keluarga korban yang menuntut biaya hidup," kata Kapolres.

Penyerahan uang santunan dilakukan Kapolres kepada istri korban, Mahmudah dilaksanakan di Kantor Camat Daha Barat. Camat Daha Barat Kusairi, Kades Bajayau keluarga besar korban dan anaknya, serta pihak PT Sam turut menyaksikan penyerahan santunan.

Dengan adanya lima butir kesepakatan yang ditandatangani bersama tersebut, keluarga korban berjanji tak lagi menuntut hal lain. Jika mengingkarinya, dituntut secara hukum.

"Kecuali untuk kasus kelalaian anggota Brimob yang bertugas, hingga korban yang diduga penyetrum ikan itu tewas di tempat. Kasusnya sedang diusut di Polda Kalsel," kata kapolres. (*)

Penulis: Hanani
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help