Komunitas Gowes

Inilah Suka Duka Pegowes Cantik, Pernah Nyungsep ke Sungai

Seperti dialami Nina Aprina (41), ia tertular penyakit gowes sejak tiga tahun lalu. Hingga kini dia tidak lepas bersepeda bersama para komunitasnya

Inilah Suka Duka Pegowes Cantik, Pernah Nyungsep ke Sungai
khairil rahim
Nina Aprina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - ‎Olahraga sepeda memang ibarat virus yang sangat mudah menyebar ke semua kalangan. Gara-gara hanya ikut-ikutan hobi sang suami, virus virus langsung menyebar dan membuat tertular.

Seperti dialami Nina Aprina (41), ia tertular penyakit gowes sejak tiga tahun lalu. Hingga kini dia tidak lepas bersepeda bersama para komunitasnya di Srikandi.

"Awalnya diajak suami juga pikiran untuk menyenangi ya tidak apalah ya akhirnya ketagihan ternyata," kata dia.

Nina yang sebelumnya memang suka olahraga mulai dari senam dan fitnes akhirnya beralih ke gowes. "Memang sama-sama banyak manfaatnya tapi gowes lebih senang karena bisa banyak ketemu kawan," sebut dia.

Rute yang menjadi kesenangan Nina pun cukup mencengankan dimana dia paling suka dengan rute offroad kekampung yang sulit dilalui.

"Kalo rute saya suka offroad, masuk ke kampung dan daerah-daerah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda 4," tambahnya.

Lalu kenapa lebih senang jalur itu, Nina beralasan dengan melewati rute itu bisa menyenangkan hati dengan melihat pemandangan, sawah, sungai, gunung-gunung.

"Apalagi jalannya juga penuh tantangan, karena bebatuan, jalannya yang sempit becek, jembatan, pegunungan," kata Nina.

Nina bahkan tergolong goweser sejati sebab rute offroad yang jauh pernah dia ikuti seperti Tanjung sejauh 51 km.

Kesenangannya gowes juga membuat hobi tersalurkan dan pikiran jenuh akibat rutinitas aktivitas kantor bisa hilang.

"Gowes ini ibarat refreshing juga. Banyak ketemu teman-teman yang memiliki hobi sama sehinggabis melepas kejenuhan kerja," papar dia.

Usia yang sudah tidak muda lagi ternyata tetap mampu membuat Nina semangat mengayuh pedal sepeda. Bagi Nina membuat tubuhnya tetap sehat dan bugar.

Pengalaman pahit pernah dirasakan Nina saat bersepeda. Keti gowes di Tanjung Nina terjatuh masuk parit. Akibat kecelakaa itu Nina cidera dibagian kaki dan tangan terkil terkil berdarah.

"Saya bahkan harus pakai decker dan cidera tidak pernah bersepe selama beberapa minggu," kata dia tertawa.

Tidak hanya itu, Nina juga pernah hingga nyungsep ke sungainamu itu semua tidak membuatdia jera.

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved