Berita Kotabaru

Sumber Penghasilan Terancam Hilang, Pengolah Ikan Kotabaru Hanya Bisa Pasrah

puluhan pekerja sebagai pengolah ikan hanya bisa pasrah. Pasalnya, pekerjaan sebagai sumber penghasilannya untuk mencukupi kebutuhan hidup terancam

Sumber Penghasilan Terancam Hilang, Pengolah Ikan Kotabaru Hanya Bisa Pasrah
Helriansyah
Proses pembuatan ikan asinyang dilakukan Mastika. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Mastika (56), salah satu dari puluhan pekerja sebagai pengolah ikan hanya bisa pasrah. Pasalnya, pekerjaan sebagai sumber penghasilannya untuk mencukupi kebutuhan hidup terancam hilang.

"Hah. Tidak tahu kalau pengunaan Lambara Dasar Mini sekarang dilarang," kata Mastika ditemui BPost Onlie saat di dermaga penjemuran ikan, Jalan TPI, Desa Rampalama, Kecamatan Pulaulaut Utara, Jumat (21/10/2016) sore.

Menurut Mastika, dirinya hanya pasrah karena jika lampara dasar mini (trawl) ditertibkan. Sebab, alat tangkap tersebut merupakan sumber dia mendapatkam ikan basah yang diproses (paja) menjadi ikan kering.

"Setiap nelayan datang ikan dibeli dari nelayan penarik. Jenis ikannya macam-macam. Tapi itulah ikam yang dibuat jadi ikan kering," ujarnya.

Diakui Mastika, bekerja sebagai pembuat ikan asin walau hasilnya tidak seberapa. Tapi pekerjaan tersebut selain satu-satunya keahlian yang bisa dilakukan, namun juga menjadi sumber baginya mengumpulkan pundi-pundi rupiah. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help