Pasangan Suami Istri Dibayar Rp 1,3 Juta Tiap Kali Bunuh Pengedar Narkoba

Perang melawan narkoba yang dikobarkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ternyata menjadi mata pencaharian

Pasangan Suami Istri Dibayar Rp 1,3 Juta Tiap Kali Bunuh Pengedar Narkoba
Mirror.co.uk
Seorang terduga pengedar narkoba tewas ditembak orang tak dikenal di salah satu sudut kota Manila, Filipina. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANILA - Perang melawan narkoba yang dikobarkan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ternyata menjadi mata pencaharian bagi sebagian warga negeri itu.

Salah satunya adalah pasangan suami istri yang mengaku bernama Ace dan Sheila. Mereka mengklaim sejauh ini sudah membunuh 800 orang terduga pengedar narkoba.

Pasangan ini merupakan anggota sebuah tim pembunuh bayaran yang mengaku terpaksa menggeluti profesi ini untuk menghidupi anak-anak mereka.

Mereka juga beralasan, banyak kehidupan yang hancur jika para pengedar narkotika itu tidak dimusnahkan.

Keduanya mengaku mendapatkan upah 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,3 juta setiap kali berhasil membunuh sasaran yang sudah ditentukan.

Sejauh ini, Ace dan Sheila dan kelompoknya sudah membunuh setidaknya 800 orang tersangka pengedar narkotika di Filipina.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help