Bursa Saham

BEI Pangkas Target IPO, Ada 6 Calon Perusahaan dalam Pipeline

Dari target awal 35 perusahaan, BEI merevisi target IPO menjadi 25 perusahaan. Belakangan, BEI kembali menurunkan lagi target IPO menjadi 20 perusahan

BEI Pangkas Target IPO, Ada 6 Calon Perusahaan dalam Pipeline
kontan
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Tahun ini aktivitas pencatatan saham alias initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepi.

Dari target awal 35 perusahaan, BEI merevisi target IPO menjadi 25 perusahaan.

Belakangan, BEI kembali menurunkan lagi target IPO menjadi 20 perusahaan saja.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbaini menyatakan, IPO yang sepi ini di luar kendali otoritas bursa.

Pasalnya, keputusan menjual saham perdana ada di tangan calon emiten.

"Ada yang membatalkan, sekitar 10-an perusahaan," ujarnya akhir pakan lalu.

Menurut Hamdi, calon emiten cenderung melihat kondisi pasar.

"Kalau belum memungkinkan, ya, mereka tunda IPO. BEI tidak bisa memaksa," ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, ada enam calon emiten dalam pipeline.

Keenam perusahaan itu: PT Prodia Widyahusada, PT Mayapada Properti Indonesia, PT Forzaland Indonesia, PT Bintang Auto Global (pemilik jaringan diler Honda di Malang), PT Anugerah Berkah Madani (ABMA Properties), dan PT Megapower Makmur.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help