Bermodal Tusuk Gigi, Dua Residivis Ini Beraksi Membobol ATM

Tim Khusus Anti Bandit 308 Polresta Bandar Lampung membekuk dua anggota komplotan pembobol ATM menggunakan tusuk gigi.

Bermodal Tusuk Gigi, Dua Residivis Ini Beraksi Membobol ATM
Tribun Lampung/Wakos Reza Gautama
Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung mengekspose tersangka pembobolan ATM bermodal tusuk gigi di Polresta Bandar Lampung, Selasa (1/11/2016). TRIBUN LAMPUNG/WAKOS REZA GAUTAMA 

BANJARMASINPOST.CO.ID, LAMPUNG - Tim Khusus Anti Bandit 308 Polresta Bandar Lampung membekuk dua anggota komplotan pembobol ATM menggunakan tusuk gigi.

Kedua pelaku Septian (25) dan Firdaus adalah residivis. Warga Pesawaran ini tertangkap setelah gagal menyedot uang ATM milik korbannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung, Komisaris Deden Heksaputera, mengatakan polisi masih mengejar satu pelaku yang masih kabur berinisial HR.

"Modusnya mengganjal mesin ATM menggunakan tusuk gigi," ujar Deden di Polresta Bandar Lampung, Selasa (1/11/2016).

Polisi menyita barang bukti dari kedua pelaku berupa satu unit mobil Toyota Avanza dan satu buah tusuk gigi. Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Septian dan Firdaus satu kali pernah menguras uang milik korbannya hingga puluhan juta rupiah. Keduanya hanya bermodal sebuah tusuk gigi.

Komplotan pembobol ATM ini terdiri dari tiga orang. Mereka sudah lebih dari 10 kali membobol ATM milik nasabah bank menggunakan tusuk gigi.

Ketiganya memiliki peran masing-masing. Septian sebagai pengalih perhatian, Firdaus menunggu di mobil dan HR mengganjal mesin dan menukar ATM korban.

Mereka lebih sering mendatangi mesin-mesin ATM. HR pura-pura bertransaksi di mesin ATM.

"Padahal dia memasukkan tusuk gigi yang diwarnai hitam ke lubang mesin ATM. Ini dilakukan agar kartu ATM korban tersangkut di mesin ATM saat transaksi," terang Deden.

Saat ada korban yang kartunya tersangkut di lubang mesin ATM, HR datang pura-pura membantu. HR meminta korban memencet nomor pinnya.

"Saat korban menekan tombol nomor pin, HR menghafalnya," ucap dia.

Setelah itu, HR pura-pura membantu mengeluarkan kartu ATM korban yang tersangkut. Tanpa sepengetahuan korban, HR menukar kartu ATM korban dengan kartu ATM kosong yang dibawa HR.

Mendapatkan kartu ATM korban, ketiga tersangka pergi ke mesin ATM lainnya. Mereka lalu menguras isi ATM korban.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved