Kuliner

Hmmm, Sensasi Sate Kuda Dilumuri Bumbu Kacang dan Lada Hitam

Sate identik dengan daging ayam, sapi, atau kambing. Tidak hanya ketiga daging ini yang bisa disate. Daging kuda pun bisa

Hmmm, Sensasi Sate Kuda Dilumuri Bumbu Kacang dan Lada Hitam
Tribun Jabar/ISA RIAN FADILAH)
Sate kuda yang telah dibakar dilumuri bumbu kacang atau lada hitam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sate identik dengan daging ayam, sapi, atau kambing. Tidak hanya ketiga daging ini yang bisa disate. Daging kuda pun bisa.

Di Cimahi tepatnya di Jalan Kalidam Nomor H95 berdiri kedai yang menjajakan makanan unik yakni sate kuda.

Kedai Sate Kuda Pak Yanto namanya. Kedai tersebut telah beroperasi selama enam tahun.

Daging kuda dipasok dari Cijerah Cimahi. Di sana terdapat pusat jagal daging kuda. Kuda yang disembelih di sana merupakan hewan yang tidak lagi produktif namun masih sehat.

Pasokan daging kuda pun selalu ada di sana lantaran pemiliknya, Yanto, sudah bekerja sama dengan pemasok selama enam tahun.

Daging kuda yang diambil untuk dijadikan sate adalah bagian pinggang atau has. Berbeda dengan daging sapi dan kambing yang diselimuti lemak, daging kuda memiliki karakteristik tanpa lemak.

Diselimuti lemak membuat daging sapi dan kambing mampu bertahan setengah hari di suhu normal. Daging kuda tidak memiliki ketahanan tersebut sehingga perlu penanganan tertentu seperti dimasukkan freezer agar tidak basi.

Daging kuda yang dipakai tidak harus yang muda. Asalkan sehat, cukup umur dan masih segar, kuda bisa disembelih untuk dijadikan sate.

"Daging kuda aman untuk dikonsumsi penderita diabetes karena enggak ada lemaknya," ujar putra Yanto, Mochamad Fachmy saat ditemui di kedainya oleh Tribun Jabar.

Daging kuda pada dasarnya alot dan tidak gurih seperti daging ayam, sapi, atau kambing. Fachmy menyiasatinya dengan menggunakan beragam rempah agar empuk dan tak kalah lezat dengan sate lainnya.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help