Berita Nasional

Ini Kata Jokowi Terkait Demo 4 November saat Video Conference untuk WNI di Australia

Jokowi berkomunikasi melalui video conference kepada WNI yang ada di Sydney, Australia dari Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/11/2016).

Ini Kata Jokowi Terkait Demo 4 November saat Video Conference untuk WNI di Australia
kompas.com
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada peresmian pameran bertajuk 'Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia' di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (1/8/2016). Pameran menampilkan 28 karya dari 20 maestro lukis Indonesia seperti Raden Saleh, Affandi, Basoeki Abdullah hingga Presiden Soekarno, berlangsung untuk umum dari 2-30 Agustus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BOGOR - Presiden Joko Widodo bicara soal demonstrasi 4 November kepada warga negara Indonesia di Australia.

Jokowi berkomunikasi melalui video conference kepada WNI yang ada di Sydney, Australia dari Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/11/2016).

Jokowi mengatakan, konstitusi memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi dan berdemonstrasi.

Tetapi penyampaian itu harus dilakukan dengan cara-cara yang tertib dan damai.

"Tetapi kalau sudah masuk pada pelanggaran hukum, rusuh, saya pastikan aparat keamanan, kepolisian akan melakukan penegakan hukum dengan tegas," kata Jokowi.

Aksi unjuk rasa yang digelar pada Jumat (4/11/2016) pekan lalu awalnya berlangsung tertib hingga pukul 18.00 WIB.

Namun setelah itu sebagian demonstran yang belum meninggalkan lokasi terlibat bentrok dengan polisi.

Jokowi berharap agar kerusuhan serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Ia menekankan setiap demonstrasi harus berlangsung damai dan tertib.

"Kita ingin Indonesia terus kita jaga agar aman, damai sehingga pembangunan terus berusaha kita laksanakan," ujarnya.

Jokowi juga menegaskan bahwa kondisi di tanah air sudah kondusif pasca demo kemarin. Hanya dibutuhkan konsolidasi kenegaraan dan konsolidasi politik sehingga Jokowi harus menunda kepergiannya ke Australia.

Semula, Jokowi dijadwalkan bertolak menuju Australia pada Sabtu (5/11/2016) malam dan berada di sana hingga Selasa (8/11/2016).

Jokowi telah menghubungi Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull untuk menyampaikan kabar penundaan kunjungan tersebut.

Presiden juga menugaskan Menteri Luar Negeri untuk membahas ulang jadwal kunjungan.

"Sekali lagi, saya sampaikan negara saat ini berada pada kondisi yang aman, kondisi baik, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ucap Jokowi.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved