Hukum dan Kriminalitas

Warga Banua Diminta Jangan Terbuai Arisan dan Investasi Online

Adanya sistem arisan online yang mulai marak dan juga jadi trend sepertinya juga disikapi masyarakat dengan hati-hati.

Warga Banua Diminta Jangan Terbuai Arisan dan Investasi Online
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Adanya sistem arisan online yang mulai marak dan juga jadi trend sepertinya juga disikapi masyarakat dengan hati-hati.

Tidak hanya arisan saja tapi juga seperti investasi online.

Direktur Reserse dan Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan, AKBP Rizal Irawan SIK, menuturkan bahwa masyarakat hendaknya harus hati-hati dengan arisan online dan juga investasi online yang mulai marak.

"Untuk arisan maupun investasi online masyarakat harus hati+hati jika ikut. Apalagi jika tak kenal dan hanya dengan sistem online," ucap mantan Kapolres Tanahlaut ini.

Karena, lanjut Rizal Irawan, sistem ini sangatlah rentan dan bisa merugikan.

Menurutnya sistem ini biasanya menjanjikan dan untuk menarik simpati hanya pada bulan-bulan awal.

"Awalnya lancar, tapi biasanya diatas 4 bulan bisa bermasalah," jelasnya.

Untuk arisan, Rizal berharap, ibu-ibu atau siapa pun yang ikut tentunya harus melihat dengan seksama arisan yang diikuti.

"Ikut arisan hendaknya mengetahui siapa orang-orangnya, kredibilitasnya sehingga tak terjadi penipuan atau terhindar penipuan. Begitu pula denhan investasi," tutur Rizal menekankan sekali lagi bahwa masyarakat harus hati-hati sekarang ini.

Bagaimana jika dirugikan oleh arisan online ini apakah korban bisa melaporkan ke aparat kepolisian.

Perwira yang sebentar lagi naik menjadi Komisaris Besar ini mengatakan bisa saja.

Dimana tentunya jika terbukti melakukan penipuan tersangka bisa dikenakan UU IT dan UU Perbankan tergantung hasil penyidikan penyidik atas kasusnya. (*)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help