Seputar Banjarmasin

Di Kalsel Ancaman PHK Tak Terhindarkan Meski UMP Sudah Diperbaharui

Dia mengatakan, selama 2016 ini saja sedikitnya 5.000 lebih karyawan yang dirumahkan.

Di Kalsel Ancaman PHK Tak Terhindarkan Meski UMP Sudah Diperbaharui
net
ilustrasi phk

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2017 sudah diputuskan, meski demikian tak menjamin pengusaha bakal tidak merumahkan karyawannya.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalsel, Supriadi.

Dia mengatakan, selama 2016 ini saja sedikitnya 5.000 lebih karyawan yang dirumahkan.

Belum termasuk perusahaan yang tidak melaporkan merumahkan karyawannya.

Kondisi ini karena memang pengaruh ekonomi nasional dan berdampak di Kalsel.

Sekarang ini saja, tingkat okupansi hotel alami penurunan, penjualan otomotif jauh alami penurunan.

Berharap sektor batu bara bakal bersinar lagi, tetapi beberapa pengusaha sudah terlanjur menutup perusahaannya.

Seperti Kaltim saja pertumbuhan ekonominya minus.

"Sementara pengusaha harus menaati SK yang diterbitkan Gubernur Kalsel terkait UMP 2017 nanti. Maka akan ada lagi yang dirumahkan," katanya.

Meski demikian, Supriadi meminta pengusaha jangan menjadikan alasan untuk tidak membayar gaji karyawan sesuai UMP.

Jangan pula mengaku tidak mampu, padahal mampu.

Bagi pengusaha yang benar-benar tidak sanggup, maka bisa diaudit. Mengingat masih ada tenggang waktu untuk sosialisasi.

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved