Seputar Kalteng

Buruh Bangunan Ini Ditemukan Tewas di Gudang, Lihat Videonya

Mayat tanpa indentitas itu ditemukan di gudang bahan bangunan di Jalan Lewu Tatau atau Kecipir Ujung Kelurahan Tanjungpinang Kecamatan Pahandut

Buruh Bangunan Ini Ditemukan Tewas di Gudang, Lihat Videonya
faturahman
Dokter Forensik RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya saat memeriksa mayat tersebut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga dan pekerja buruh bangunan yang bekerja di kompleks pembangunan perumahan di salah satu gudang tempat penyimpanan bahan material bangunan geger, menyusul ditemukannya mayat lelaki.

Mayat tanpa indentitas itu ditemukan di gudang bahan bangunan di Jalan Lewu Tatau atau Kecipir Ujung Kelurahan Tanjungpinang Kecamatan Pahandut Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Kejadian tewasnya seorang pekerja lepas buruh bangunan pada Selasa (8/11/2016) sekitar pukul 11.30 wib tersebut, ketika mandor atau pengawas bangunan bernama Djuang, mendapati korban tewas seorang diri di dalam direksiket atau gudang tempat penyimpanan bahan material bangunan yang saat itu dalam keadaan kosong dalam posisi berebah menyamping yang pada bagian mulut keluar air liur.

Informasi dari Djuang, menyebutkan, awalnya dia dan korban mengambil semen mengunakan mobil pikap untuk ditempatkan di dalam gudang tersebut, namun karena saat itu korban ingin istirahat karena mengaku capek dan masuk ke dalam gudang tersebut untuk beristirahat.

"Saat saya tinggal untuk mengambil semen lagi, korban masih hidup dan menyahut saat ditegur sebelum saya tinggalkan."ujar Djuang.

Namun, sekitar satu jam ditinggalkan di dalam gudang dan ketika dihampiri lagi ditempatnya istirahat ternyata dia sudah meninggal dunia.

"Saya dab kawan-kawan pekerja lainnya kaget ketika mampir ke gudang ternyata korban sudah tidak bernyawa dalam posisi terbaring miring di dalam gudang penyimpanan material bangunan tersebut, sehingga kami langsung lapor polisi."ujar Djuang.

Sementara itu, Kanit III SPKT Polresta Palangkaraya, Rudi Hartono, yang datang ke TKP menyebut, saat itu korban sudah tidak bernyawa dan ketika dimintai keterangan rekan kerja korban ternyata tidak tau persis nama atau identitas korban.

"Kami masih berusaha mencari keluarganya, karena saat ditanyakan kepada rekan-rekannya tidak ada yang tau."ujarnya.

Dokter Forensik RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya, dr Ricka Brillianti, saat dimintai keteragannya terkait hasil visum menjelaskan, bahwa dibagian tubuh korban tidak ditemukan adanya bekas pukulan benda tumpul maupun benda tajam dan bekas tindak kekerasan lainnya dan untuk penyidikan lebih lanjut terkait penyebab tewasnya korban diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Lihat videonya:

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved