Dua Tersangka Pembunuh Warga Tapin Ditembak, Ini Motifnya

Kepada polisi, seorang pelaku, Rizali, mengaku motif mereka membunuh Reza karena ingin menguasai uang dan sepeda motor korban.

Dua Tersangka Pembunuh Warga Tapin Ditembak, Ini Motifnya
metrobanjar.com
Cover Metro Banjar Edisi Jumat (11/11/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Khairul (23) dan Rizali (22), dua tersangka pembunuh Reza (30), ditangkap polisi dalam keadaan mabuk di Simpangempat Batulicin, Tanahbumbu, Rabu (9/11). Polisi terpaksa melumpuhkan keduanya pakai peluru, karena melawan saat mau ditangkap.

Kamis (10/11) pagi, sekitar pukul 07.00 Wita, polisi yang membawa Khairul (23) warga Baramban Tapin dan Rizali (22) warga Lokpaikat, Tapin, dari Tanahbumbu tiba di Mapolres Tapin. Saat digiring polisi, keduanya berjalan terpincang-pincang.

“Mereka terpaksa kami tembak karena sempat melawan dan mabuk saat akan ditangkap. Di samping itu pelaku tergolong sangat berbahaya, sebab sudah sering keluar masuk penjara,” kata Kapolres Tapin, AKBP Zulkifli, melalui Kasatreskrim Polres Tapin AKP Susilo, Kamis (10/11).

Susilo mengatakan, Rizali adalah residivis, dia sudah sering masuk penjara. “Salah satu kasusnya adalah pencurian sepeda motor,” ujar Susilo.

Kedua pelaku, kata Susilo, ditangkap oleh polisi gabungan dari Polres dan Polda di Tanbu. “Beberapa barang bukti juga ditemukan, seperti motor milik korban, Hp, sebilah pedang dan beberapa baju baru,” ujarnya.

Polisi juga berhasil menyita hasil uang rampasannya Rp 5 juta. “Kabarnya uang yang dibawa Reza sekitar Rp 17 juta. Ini masih kami selidiki,” ujarnya.

Susilo mengatakan kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan. “Kedua tersangka melakukan pembunuhan berencan. Mereka akan dikenakan pasal hukuman seumur hidup atau 20 penjara,” ujarnya.

Seperti diberitakan, mayat Reza, warga Desa Bataratat, Tapin, ditemukan di hutan karet, Selasa (8/11). Saat ditemukan leher Reza nyaris putus. Diduga Reza korban perampokan, karana uang, sepeda motor dan Hp milik korban hilang.

Kepada polisi, seorang pelaku, Rizali, mengaku motif mereka membunuh Reza karena ingin menguasai uang dan sepeda motor korban.

Rizali menceritakan, Senin malam itu, dia menelepon Reza. Dalam perbincangan, dia mengatakan ada gadis yang bisa diajak kencan. “Saya bilang, gadis itu posisinya di hutan karet,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved