Piala Eropa

Bek Timnas Inggris Tak Menyesal Tolak Tawaran Portugal

Dier sempat hidup di Portugal sejak usia tujuh tahun karena ibunya terlibat dalam program kesehatan untuk Piala Eropa 2004

Bek Timnas Inggris Tak Menyesal Tolak Tawaran Portugal
AFP PHOTO
Dua pemain Tottenham Hotspur, Eric Dier dan Dele Alli, merayakan gol Inggris ke gawang Rusia pada pertandingan Grup B Piala Eropa 2016 di Stade Velodrome, Sabtu (11/6/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pemain belakang tim nasional Inggris, Eric Dier, tidak menyesali keputusannya menolak untuk membela Portugal di level internasional.

Dier sempat hidup di Portugal sejak usia tujuh tahun karena ibunya terlibat dalam program kesehatan untuk Piala Eropa 2004. Saat ibunya kembali ke Inggris, Dier menetap di sana untuk membela Sporting Clube de Portugal.

Pemain Tottenham Hotspur itu tidak lantas berpaling ketika mendapatkan tawaran untuk mengawal lini belakang Portugal. Dia tetap memilih Inggris dan melakoni debut internasionalnya pada November 2015.

"Saya adalah orang Inggris dan tidak pernah mengatakan sebaliknya. Meskipun, Portugal tetaplah rumah saya," ucap Dier.

"Lagi pula, ada banyak pemain Brasil bermain untuk Portugal. Mereka bukan orang Portugal. Saya tidak menyukai fakta tersebut," tutur sosok berusia 22 tahun itu.

Kesuksesan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 tidak mengubah sikap Dier. Sebaliknya, Inggris disingkirkan oleh tim non-unggulan, Islandia, pada turnamen tersebut.

"Apabila Inggris tidak bisa memenangi apa pun, saya menginginkan agar Portugal juara. Namun, tidak pernah terlintas pikiran bahwa saya harus membela Portugal," ucap Dier.

Kini, Dier sudah melakoni 14 pertandingan bersama The Three Lions, julukan Inggris.

Berikutnya, tim asuhan Gareth Southgate akan melawan Spanyol pada partai uji coba di Stadion Wembley, Selasa (15/11/2016).

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help