Kuliner

Hemm Sedap! Santap Masakan Italia dengan Nuansa Jadul di Liwi's Bandarmasih Pizzeria

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin, menunya semuanya bernuansa Negeri Menara Miring Pisa itu, yaitu Italia

Hemm Sedap! Santap Masakan Italia dengan Nuansa Jadul di Liwi's Bandarmasih Pizzeria
yayu fathilal
Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - PIZZA, banyak kalangan yang menyukainya. Di Indonesia banyak tempat makan yang menjual Pizza namun menyantapnya di restoran bernuansa klasik, seperti apa rasanya ya?

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin, menunya semuanya bernuansa Negeri Menara Miring Pisa itu, yaitu Italia. Nuansa bersantap di sana pun terasa berbeda karena semuanya bergaya klasik. Rumah makannya pun berdinding kayu, bergaya rumah bahari yang merupakan punya orangtua pemiliknya.

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin


Menu-menu yang disajikan, kata pemiliknya, Panduhup, murni memakai bumbu-bumbu dasar tradisional Italia seperti oregano, garam dan merica. Dia "kami tidak memakai bumbu masak berbahan monosodium glutamat atau MSG seperti vetsin," ujarnya.

Kemudian bahan-bahannya seperti keju mozarella, sayuran seperti bayam, tomat, dagingnya seperti ayam, dan sebagainya semuanya dibeli di pasar-pasar lokal di Banjarmasin.

Menu andalan di sini ada beberapa buah seperti Oven Baked Potato, Tuna Salad, Liwi's Spicy Dippolo, Creamy Spinach, Carne di Pizza dan Carbonara. Semuanya memiliki rasa gurih karena berbahan garam dan keju mozarella.

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin

Oven Baked Potato seporsi dijual Rp 23.000. Isinya dua buah.

Kuliner ini berbahan utama kentang yang dibelah dua lalu di atasnya diberi sayuran dan keju. Lantas dipanggang di oven hingga matang dan keju meleleh. Rasanya gurih, berpadu antara renyahnya kentang bakar dan lelehan keju panggang.

Liwi's Spicy Dippolo juga tak boleh dilewatkan. Ini adalah nama seporsi pasta khas rumah makan tersebut.

Rasanya pedas. "Seporsinya dijual Rp 36.000," ungkapnya.

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin

Satu lagi pasta andalan di sini. Namanya Carbonara. Harganya seporsi Rp 38.000. Rasanya gurih, disajikan penuh krim dengan mi pasta yang besar-besar.

Kuliner khas Italia tak lengkap rasanya jika tak menyajikan pizza. Pizza memang ikon makanan tradisional Italia yang telah mendunia.

Di sini, pizzanya disajikan khusus menggunakan bayam. Namanya Creamy Spinach. "Bahan utamanya memakai bayam dan keju mozarella," paparnya.

Rasanya creamy alias penuh krim seperti cita rasa khas masakan Italia, gurih dan roti pizzanya renyah. Rotinya tipis dan berukuran besar.

Bayamnya terasa lembut, ditaburkan di bagian atas pizza. Belum lagi jika dipadukan dengan gurihnya lelehan kejunya yang mengundang selera, menyantapnya kian terasa nikmat. Seporsi dijual Rp 52.000.

Satu lagi jenis pizza andalan di sini, yaitu Carne di Pizza. Pizza ini di atasnya ada lelehan keju mozarella dan daging ayam. Kedua pizza ini juga dilengkapi saus concase.

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin
Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin

"Concase itu saus khas Italia. Bahannya tomat. Itu saus khusus untuk penyedap rasa pizza dan pasta. Di sini concase-nya kami bikin sendiri, nggak beli di luar," katanya.

Pizza tersebut dimasak di tungku khusus yang bentuknya khas bak tungku Italia. Tungkunya pun dibuat sendiri, bukan beli.

Tak hanya pasta, kentang panggang dan pizza, yang segar-segar juga ada berupa salad sayuran. Namanya Tuna Salad, dijual Rp 25.000.

Bahannya berupa sayuran seperti kacang panjang, kol dan tomat. Disantap bersama telur rebus dan daging tuna, dicocol ke saus khusus berbahan oregano.

Semua rasa masakan Italia di sini tak memiliki rasa yang kental seperti aslinya. Hal itu dikarenakan cita rasanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Aslinya, kuliner Italia memiliki rasa creamy dan tomat yang kental.

Di Liwi's Bandarmasih Pizzeria, Jalan Sultan Adam nomor 10, Kota Banjarmasin

Perabotannya Jadul Semua


DI semua sudut rumah makan ini bisa ditemukan berbagai perabotan dan pajangan bergaya klasik. Ada televisi tabung, radio klasik, mesin ketik tua, peti besi, ceret, baki, dan sebagainya.

Memasuki rumah makan ini terasa kembali ke masa lalu, di kala teknologi internet dan gadget belum ada. Rumahnya berdinding kayu. Jendela dan pintunya pun masih tampak jadul.

Kursi dan mejanya juga tak ketinggalan jadulnya. Kayu kursi dan mejanya ternyata didapat dari bekas-bekas bongkaran rumah warga yang digusur Pemerintah Kota Banjarmasin di Jalan Veteran, Banjarmasin. Di kawasan itu memang ada banyak rumah bahari.

Sementara kaki mejanya berbahan kaki mesin jahit jadul. "Kalau kakinya ini saya beli di pedagang barang antik di Banjarmasin," ujarnya.

Perabotan lainnya ada juga yang dibelinya di penjual barang-barang loak dengan harga murah. Ruangannya tak hanya indoor, tetapi juga outdoor.

"Khusus yang outdoor bisa digunakan untuk acara ulang tahun dan rapat. Di dalam juga bisa sebenarnya," ujar pemiliknya, Panduhup.

Kapasitasnya bisa untuk 30 orang di outdoor. Keseluruhannya bisa untuk 80 orang. Kebanyakan pengunjungnya adalah kalangan muda. Restoran ini buka tiap hari dari pukul 11.00 Wita hingga 23.00 Wita.

Lihat Videonya:

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help