Polisi Minta Pandangan MUI Soal Salat Jumat di Jalan, Ini Penjelasan Komisi Fatwa

Wakil Sekjen Bidang Komisi Fatwa, Sholahudin Al Ayub, mengatakan dalam suratnya, Polisi meminta pandangan MUI soal rencana pelaksanaan salat Jumat di

Polisi Minta Pandangan MUI Soal Salat Jumat di Jalan, Ini Penjelasan Komisi Fatwa
Warta Kota
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Sholahuddin Al-Aiyub, Majelis Ulama Indonesia (MUI) saat menyampaikan nasihatnya kepada para pengunjuk rasa yang berencana melakukan Aksi Bela Islam Jilid III tanggal 2 Desember 2016 mendatang di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan membahas soal pelaksanaan salat Jumat di jalan.

Sekjen MUI, Anwar Abbas mengatakan hal tersebut merupakan permintaan dari pihak Kepolisian yang sudah mengajukan permohonan resmi.

"Tentang sikap dan SOP (standard Operational Procedur) itu harus dibawa ke sidang komisi fatwa," ujar Anwar Abbas kepada wartawan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

Wakil Sekjen Bidang Komisi Fatwa, Sholahudin Al Ayub, mengatakan dalam suratnya, Polisi meminta pandangan MUI soal rencana pelaksanaan salat Jumat di jalan MH Thamrin.

"insyaAllah dalam waktu dekat komisi fatwa akan menjawab hal terebut," katanya.

Usai konfrensi pers kepada wartawan Sholahudin Al Ayub menjelakan bahwa dalam memutuskan sebuah fatwa, MUI selalu mengacu pada dua aturan.

Pertama aturan dalam Islam.

Kedua, aturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Selama ini tidak pernah bertentangan dua itu. Nanti kami akan kirimkan rekomendasi ke Ketua MUI, untuk diputuskan," katanya.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved