Hamid Anggap Pemukulan Oleh Kontraktor Hanya Miskomunikasi

Fadli pun menjelaskan awal hingga terjadinya pemukulan tersebut, bermula saat dirinya tidak sempat mengangkat telepon dari Hamid.

Hamid Anggap Pemukulan Oleh Kontraktor Hanya Miskomunikasi
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Bidang Bina Marga wilayah II Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru Abdul Hamid  menganggap pemukulan dirinya oleh salah seorang kontraktor di ruang tamu kantor instansi tersebut Senin (14/11) lalu karena miskomunikasi.

"Hanya miskomunikasi saja. Sebelum kejadian, waktu itu aku minta nomor handphone Amir (honor di bina marga). Aku minta nomor handphone Amir sama Nanang (PNS di Bina Marga). Tapi Nanang memberi nomor handphone kontraktor (Fadli). Ya waktu menghubungi nomor itu ya sempat ngomel, karena dikira nomor Amir ---anak buah--. Waktu di telepon aku bilang aku kada mau tahu. Ternyata bukan nomor Amir, tapi ternyata nomor Fadli," jelas Hamid.

Disinggung persoalan tersebut dipicu karena meminta fee, Hamid membantah. "Tidak benar itu," tambahnya.

Sementara itu, Fadli--kontraktor--yang diduga melakukan pemukulan ketika ditemui di rumahnya di kompleks UK Gaga Lurus, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulaulauf Utara, mengakui kejadian tersebut.

Fadli pun menjelaskan awal hingga terjadinya pemukulan tersebut, bermula saat dirinya tidak sempat mengangkat telepon dari Hamid. Dengan alasan karena waktu itu sedang berada di jalan.

Kemudian Fadli pun menuliskan pesan singkat (sms). Dengan isi smsnya ; "maaf ini nomor siapa. Tidak ada di kontak telpon ulun". Sms dikirimkan Fadli pun dibalas dengan isi sms "Kabid BM wilayah II. Apalagi menghungi sampai tiga kali. Aku merasa pasti penting sampai tiga kali menelpon," ujarnya.

Setelah adanya sms balasan dari Hamid, Fadli pun langsung menghubungi.

"Diangkat tapi waktu itu jawabannya "aku kada mau tahu. Setelah itu sambungan telepon langsung diputus. Kemudian aku hubungi lagi sampai tiga kali tidak diangkat. (*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help