Metro Banjar Edisi Cetak

Datangi Polsek Katingan Hulu, Tiga Residivis Tusuk Kapolsek dan Anak Buah

Akibatnya, Kapolsek Katingan Hulu, AKP Abdul Karim dan seorang anak buahnya Bripda Krisandi terluka. Saat ini kondisi mereka sudah membaik.

Datangi Polsek Katingan Hulu, Tiga Residivis Tusuk Kapolsek dan Anak Buah
metrobanjar.com
Cover Metro Banjar Edisi Sabtu (26/11/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Seorang residivis, Md (43), mengamuk pakai senjata tajam di Mapolsek Katingan Hulu. Akibatnya, Kapolsek Katingan Hulu, AKP Abdul Karim dan seorang anak buahnya Bripda Krisandi terluka. Saat ini kondisi mereka sudah membaik.

Informasi didapat, Kamis (24/11) sekitar pukul 21.00 WIB, tiga orang laki-laki datang ke kantor Polsek Katingan Hulu. Seorang masuk, sedangkan dua lainnya menunggu di luar Mapolsek.

Kedatangan laki-laki itu disambut dengan baik. Bripda Krisandi yang menerimannya menganggap kedatangan laki-laki itu sebagai tamu biasa untuk meminta informasi. Ternyata anggapan itu keliru. Lelaki yang belakangan diketahui berinisial Md itu mencari seorang polisi yang pernah menjadi saksi kasus pembunuhan yang dilakukannya empat tahun lalu.

Karena yang dicari tidak adanya, residivis itu marah-marah kepada Krisandi. Keributan itu didengar Kapolsek Katingan Hulu, AKP Abdul Karim, yang kebetulan ada di dalam kantor. Terdorong ingin mengetahui apa yang telah terjadi, Abdul pun keluar dari ruangnya.

Melihat anak buah tengah bertengkar dengan seseorang, Abdul langsung berusaha melerainya. Saat melerai itulah, Md, yang sudah beberapa kali melakukan tindak kekerasan dan masuk penjara, tanpa banyak kata langsung menyerang Abdul menggunakan senjata tajam.

Serangan itu diluarkan perkiraan Abdul sama sekali. Akibatnya, dua kali tusukkan senjata tajam bersarang di tubuh Abdul, yakni di bagian perut kiri dan punggung kirinya. Untungnya dua luka tusuk itu tidak terlalu parah.

Tak hanya Abdul. Md juga menyerang anak buah Abdul, yakni Krisandi. Sama seperti Abdul, Krisandi juga tidak sempat mengelak. Akibatnya dia mengalami luka tusuk di siku sebelah kanannya.

Usai melukai dua polisi, Md kabur bersama dua temannya, yang belakangan diketahui bernama Fr dan Lw. Saat Md mengamuk dan melukai polisi keduanya masih berada dan menunggu di luar Mapolsek.

"Usai melakukan penusukan terhadap polisi, Md kabur bersama dua temannya. Kami tidak tahu mereka kabur ke mana. Saat ini mereka masih dalam pengejaran,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Tengah, AKBP Pambudi Rahayu, Jumat (25/11).

Pambudi mengatakan kasus itu bukan penyerangan terhadap Mapolsek Katingan Hulu.

"Saya terangkan, tidak ada aksi penyerangan. Karena awalnya pelaku mencari anggota polisi di Mapolsek tersebut. Polisi itu dulunya menjadi saksi dalam kasus pembunuhan yang dilakukan pelaku,” ujarnya.

“Karena tidak ketemu, pelaku marah-marah dengan petugas. Saat mau dilerai, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam dan menusuk Kapolsek dan seorang anak buahnya. Setelah itu pelaku langsung kabur," tambahnya.

Terpisah, Kapolres Katingan, AKBP Tato P Suyono, melalui Kasat Reskrim Polres Katingan, AKP Farris Nur Sanjaya mengatakan Kapolsek Abdul Karim dan Bripda Krisandi dilarikan ke Puskesmas Senamang untuk mendapat pertolongan pertama.

“Kondisi keduanya sudah membaik. Sementara pelaku, jumlahnya tiga orang. Mereka dalam pengejaran,” ujar Farris. (tur)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved