Tanggapi Golkar Ganti Ketua DPR, Legislator Nasdem Ini Berbeda Pendapat dengan Surya Paloh?

Rencana pergantian Ketua DPR dari Ade Komarudin ke Setya Novanto menuai kritikan dari banyak pihak.

Tanggapi Golkar Ganti Ketua DPR, Legislator Nasdem Ini Berbeda Pendapat dengan Surya Paloh?
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Rencana pergantian Ketua DPR dari Ade Komarudin ke Setya Novanto menuai kritikan dari banyak pihak.

Menanggapi keputusan Rapat Pleno DPP Partai Golkar itu, politisi Partai Nasdem Taufiqulhadi menyatakan Golkar jangan sesuka hati mengganti Ketua DPR.

Menurut Taufiq, jika keputusan tersebut masih berada di tingkat fraksi, tentu itu sepenuhnya kewenangan Golkar. Namun jika sudah memasuki pembahasan di DPR, itu harus dimusyawarahkan dulu dengan seluruh fraksi.

"Kalau Fraksi Golkar dengan mudah mengganti Ketua DPR maka itu sewenang-wenang. Itu tandanya mereka memperlakukan dewan tidak setara," kata Taufiq.

"Itu juga menandakan mereka tidak memahami Undang-undang MD3 (Undang-undang tentang MPR, DPR, DPRD, DPD) sekarang," ujar dia lagi.

Taufiq mengungkapkan pandangan itu dalam sebuah acara diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/11/2016).

Taufiq menambahkan, dengan peraturan baru sekarang, pergantian Ketua DPR harus dibicarakan oleh seluruh fraksi, karena menggunakan sistem paket dengan proses pemilihan yang sengit.

Hal itu berbeda dengan periode sebelumnya yang menggunakan sistem proporsional, yakni kursi Ketua DPR diisi oleh partai pemenang Pemilu Legislatif.

Komentar yang disampaikan Taufiq ini sepertinya tidak sejalan dengan taggapan Ketum Nasdem, Surya Paloh.

Sebelumnya Surya Paloh mengatakan, mempersilakan Golkar melakukan pergantian ketua DPR.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help