Seputar Banjarmasin

Dua Mantan Camat Murung Pudak Ini Divonis Bersalah, Ini Hukumannya

Sama seperti kedua terdakwa jaksa Swaskita menyatakan akan pikir-pikir dulu atas vonis majelis.

Dua Mantan Camat Murung Pudak Ini Divonis Bersalah, Ini Hukumannya
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Terdakwa Alfian saat mebdengarjan pembacaan vonis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ternyata meski divonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa, dua mantan Camat Murung Pudak Kabupaten Tabalong yakni yakni Drs Asli Yakin dan Drs Alfian masih pikir-pikir atas putusan itu.

Hal itu diungkapkan kedua setelah sidang vonis selesai dibacakan majelis dipinpim A Jaini SH.

Baik Asli Yakin dan Alfian yang disidang terpisah langsung berkonsultasi dengan penasehat hukumnya Muhamad Pazri, SH,MH ketika ditanya majelis hakim apakah menerima atau pikir-pikir.

Kedua terdakwa ini menyatakan menerahkan sepenuhnya kepada penasejat hukum.

"Kita akan pikir-pikir dulu," ujar penasehat hukum terdakwa Pazri.

Sama seperti kedua terdakwa jaksa Swaskita menyatakan akan pikir-pikir dulu atas vonis majelis.

Sebelumnya, pada sidang yang terpisah ini majelis hakim yang diketuai A Jaini akhirnya memvonis keduanya. Dimana untuk terdakwa Asli Yakin selama 2 tahun penjara. Denda Rp50 juta subsider 1 bulan penjara.

Kemudian membayar uang pengganti sebesar Rp280 juta dengan ketentuan apabila tidak bisa membayat maka diganti kurungan badan selama 3 bulan.

Sementara untuk Alfian, pada putusannya majelis memvonis terdakwa selama 1,6 tahun penjara, denda Rp50 juta subsider 4 bulan kurungan, serta membayar denda sebesar Ro135 juta atau kurungan badan selama 3 bulan.

Putusan sendiri lebih ringan dari tuntutan JPU Swaskito Wibowo.

Keduanya masing-masing , Asli Yakin dituntut 4 tahun 6 bulan denda Rp50 juta atau subsider 3 bulan kurungan penjara serta membayar uang pengganti sebesar Rp1.1 miliar, apabila tidak dibayar maka gantinya 6 bulan kurungan penjara.

Sedangkan Alfian dituntut 3 tahun 6 bulan denda Rp50 juta atau subsider 3 bulan kurungan penjara, serta membayar uang pengganti Rp459 juta, apabila tidak dibayar maka gantinya kurungan penjara selama 6 bulan. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Irfani Rahman
Editor: Mustain Khaitami
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help