Seputar Kalteng

Moci Bayi Orangutan Malang ke 29 Diselamatkan Yayasan BOSF Kalteng Terpisah dari Induknya

Orangutan itupun ia rawat dan diberi nama Moci. Belakangan ini, Delly dan keluarganya semakin terbebani untuk mengurus dan mencukupi kebutuhan pakan

Moci Bayi Orangutan Malang ke 29 Diselamatkan Yayasan BOSF Kalteng Terpisah dari Induknya
Istimewa
Moci saat diamakan petugas rehabilitasi Yayasan BOSF. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -  Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)  dan Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOSF) Nyaru Menteng Palangkaraya, Kalimatan Tengah, Rabu (30/11/2016) kembali menyelamatkan satu individu bayi orangutan berjenis kelamin jantan, berusia 1,5 – 2 tahun dari Desa Parempei, Kecamatan Tumbang Jutuh, Kabupaten Gunungmas.

Orangutan jantan malang tersebut,  merupakan hasil serahan oleh Bapak Delly (60) setelah 1 tahun ia pelihara. Dari penuturannya orangutan tersebut ia temukan dari hutan desa yang berdekatan dengan sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit (PT. Flora) dalam kondisi terpisah dari induk (Alasan Klasik).

Orangutan itupun ia rawat dan diberi nama Moci. Belakangan ini, Delly dan keluarganya semakin terbebani untuk mengurus dan mencukupi kebutuhan pakan Moci sehingga barulah ia berinisitif untuk menyerahkan orangutan itu ke Pusat rehabilitasi.

"Saat kami evakuasi orangutan ini ditempatkan di sebuah kandang yang terbuat dari kayu berukuran 2x2 meter. Melihat dari design kandangnya (Pintu kandang di paku permanen), tampaknya orangutan ini sudah lama tidak dikeluarkan dari dalam kandang."ujar Agung, Humas Yayasan BOSF, Rabu (30/11/2016).

Orangutan tersebut setiap hari berikan makanan sisa, berupa buah maupun nasi. terkadang bila ada rezeki ia juga memberinya susu kental manis. Didalam kandang juga terdapat baju bekas berwarna merah lusuh yang Moci gunakan untuk selimut.

Sementara itu, di Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng Saat ini Moci harus menjalani proses karantina terlebih dahulu. "Proses tersebut, meliputi kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti pengambilan sempel darah, sputum dan x-ray untuk memastikan ia dalam kondisi yang sehat agar dapat bergabung dengan orangutan lainnya."ujar Agung.

Dari pemeriksaan secara umum oleh drh. Vivi, orangutan ini dalam kondisi dehidrasi. Saat ini Moci merupakan orangutan ke - 29 yang masuk kepusat rehabilitasi BOS Nyaru Menteng.

Moci  menambah daftar panjang sebagai orangutan yatim piatu yang harus melewati proses rehabilitasi yang panjang untuk bisa dilepasliarkan.  Hingga saat ini kami masih merehabilitasi 469 orangutan.

"Untuk orangutan muda seperti Moci proses rehabilitasinya sendiri bisa memakan waktu 7 hingga 8 tahun sampai ia benar-benar mampu untuk mandiri dan dilepasliarkan."ujarnya lagi. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help