Home »

Bisnis

» Mikro

Saatnya Ikuti Kelas Khusus Pajak

Kantor Wilayah DJP Kalsel menyelenggarakan Kelas Pajak khusus bagi masyarakat WP yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait program amnesti pajak.

Saatnya Ikuti Kelas Khusus Pajak
banjarmasinpost.co.id/hasby
Ketua Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, H Supriadi pada sosialisasi Amnesti Pajak di Swiss Bel Hotel Banjarmasin, Senin (22/8/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan menyelenggarakan Kelas Pajak khusus bagi masyarakat Wajib Pajak yang memerlukan informasi lebih lanjut terkait program Amnesti Pajak yang diselenggarakan pada Selasa pukul 09.00 WITA dan Kamis pukul 14.00 WITA setiap minggunya.

Kelas Pajak khusus Amnesti Pajak dimaksud dapat diikuti oleh masyarakat Wajib Pajak baik secara perorangan maupun kolektif, untuk perorangan pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Bidang P2 Humas Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah di nomor telepon : (0511) 3351072 ekstensi 528 atau 542 sedangkan pendaftaran kolektif dapat dilakukan dengan mengajukan surat permintaan Kelas Pajak khusus Amnesti Pajak yang memuat daftar nama peserta dengan jumlah peserta minimal 10 orang kepada Kepala
Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah.

Kegiatan Kelas Pajak khusus Amnesti Pajak yang diselenggarakan Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah baik perorangan maupun kolektif tidak dipungut biaya apapun.

Sampai dengan Selasa tanggal 29 November 2016 menurut data pada Kantor Wilayah DJP
Kalimantan Selatan dan Tengah jumlah uang tebusan yang terkumpul dari program Amnesti Pajak untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mencapai Rp. 713.308.044.517,-.

Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan menghimbau kepada seluruh masyarakat Wajib Pajak di wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah yang belum memanfaatkan program Amnesti Pajak untuk segera memanfaatkan program tersebut pada periode II yang akan segera berakhir pada 31 Desember 2016 dengan tarif 3 persen bagi Wajib Pajak yang melakukan pengungkapan harta yang berada di dalam wilayah NKRI (deklarasi dalam negeri) atau mengalihkan dan menginvestasikan harta di luar negeri ke dalam wilayah NKRI (repatriasi) serta tarif 6 % bagi Wajib Pajak yang melakukan pengungkapan harta yang berada di luar wilayah NKRI (deklarasi luar negeri).

Bagi para pelaku usaha dengan peredaran usaha sampai dengan Rp. 4,8 Miliar pada tahun pajak terakhir dapat memanfaatkan tarif khusus sebesar 0,5 persen untuk total pengungkapan harta sampai dengan Rp 10 Miliar dan sebesar 2 persen untuk total pengungkapan harta di atas Rp. 10 Miliar yang berlaku sampai dengan 31 Maret 2017 dengan ketentuan bahwa peredaran usaha yang dimiliki hanya bersumber dari penghasilan atas kegiatan usaha dan tidak menerima penghasilan dari pekerjaan dalam hubungan kerja dan/atau pekerjaan bebas.

Segera manfaatkan Amnesti Pajak sebagai wujud partisipasi dalam membangun kemandirian
ekonomi Indonesia. (htw/*)

Ikuti kami di
Penulis: R Hari Tri Widodo
Editor: Elpianur Achmad
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help