Metro Banjar Edisi Cetak

Dr Dharma: Zat Kimia Ini Kerjanya Perlahan, Tapi Berbahaya Bagi Kulit Manusia

Air keras yang disiramkan Alamamsyah (29) ke wajah istirnya tersebut menimbulkan luka bakar di bagian wajah dan leher.

Dr Dharma: Zat Kimia Ini Kerjanya Perlahan, Tapi Berbahaya Bagi Kulit Manusia
metrobanjar.com
Cover Halaman 1 Metro Banjar Edisi Selasa (6/12/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Korban penyiraman air keras oleh suaminya sendiri, Rafika Mufti (27), yang dirawat di RS Anshari Saleh, langsung ditangani Ahli Bedah Plastik Estetik dan Rekonstruksi Wajah, DR dr Dharma Maluegha.

Air keras yang disiramkan Alamamsyah (29), ke wajah istirnya tersebut menimbulkan luka bakar di bagian wajah dan leher.

Menurut dr Dharma, air keras yang disiramkan pelaku kepada korban mengandung cuka asam.

“Zat kimia ini cara kerjanya perlahan, tapi sangat berbahaya bagi kulit manusia,” ujarnya.

Karena itu, kata Dharma, pihaknya butuh waktu sepekan untuk melakukan evaluasi luka bakar yang mengenai wajah, leher dan dada korban.

“Hasil evaluasi akan menentukan tindakan tim medis dalam perawatan selanjutnya,” ujarnya.

Dharma mengatakan saat ini tim dokter masih menangani luka bakar bagian luar dan mata, yang mengalami pembengkakan.

“Penanganannya harus hati-hati. Luka bakar korban sekitar 17 persen. Terparah di bagian wajah sebelah kiri. Namun belum diketahui seberapa parah kedalamannya, karena air kerasnya masih berproses,” ujarnya.

Dharma memastikan korban akan menjalani operasi. Tapi jenis operasinya masih menunggu hasil evaluasi.

"Ya kita tunggu seminggu lah. Setelah ada hasil evaluasinya, baru kami tentukan operasi seperti apa," ujarnya.

Seperti diberitakan, sebelum musibah terjadi Alamsyah dan Rafika sempat bertengkar di dekat rumahnya, di Jalan Masjid Jami, Gang Pinang RT04 Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara, Minggu (4/12) malam. Saat itu Alamsyah datang dan mengajak istrinya rujuk, tapi ditolak. (lis)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Selasa (6/12/2016).

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved