Metro Banjar Edisi Cetak

Marah Ajakan Rujuk Ditolak, Air Keras Disiramkan ke Wajah Rafika

Rafika mengatakan dua pekan lalu dia meminta cerai atau pisah ranjang kepada suaminya. Latar belakangnya masalah ekonomi.

Marah Ajakan Rujuk Ditolak, Air Keras Disiramkan ke Wajah Rafika
metrobanjar.com
Cover Halaman 1 Metro Banjar Edisi Selasa (6/12/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lantaran ajakan rujuk ditolak sang istri, Alamsyah (29) jadi gelap mata. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai kernet taksi ini tega menyiramkan air keras ke wajah istrinya, Rafika Mufti (27).

Akibatnya, wajah bagian kiri bengkak dan melepuh. Sebagian kulit leher dan dada menghitam.

Sebelum musibah terjadi Alamsyah dan Rafika sempat bertengkar di dekat rumahnya, di Jalan Masjid Jami, Gang Pinang RT04 Antasan Kecil Timur, Banjarmasin Utara, Minggu (4/12) malam.

“Dia (Alamsyah, red) datang ke rumah saya. Dia mengajak rujuk, tapi saya tolak,’ kata Rafika, saat ditemui di ruang Kumala No5 RSUD Ansari Saleh, Senin (5/12).

Rafika mengatakan dua pekan lalu dia meminta cerai atau pisah ranjang kepada suaminya. Latar belakangnya masalah ekonomi. “Saya menolak rujuk karena Alamsyah kada tapi bagawi,” ujarnya.

Menurut Rafika, Alamsyah itu menang berniat menyiramnya pakai air keras. Karena dia sudah menyiapkan air keras itu dalam botol air mineral.

"Ketika saya tolak, dia minta diantar ke depan gang. Saat depan gang, dia membujuk saya lagi untuk rujuk. Tapi saya tetap menoloknya. Dia kembali marah-marah. Pas menoleh, wajah saya disiramnya pakai air keras,” ujarnya.

Usai menyiram air keras ke wajah Rafika, Alamsyah langsung melarikan diri. Hingga berita ini diturunkan Alamsyah masih belum ditangkap polisi. Sementara itu, Rafika harus mendapat perawatan serius di rumah sakit. Kondisi luka bakar di wajahnya sekitar 17 persen.

"Ini sudah agak mendingan. Kemarin malam, saya sempat sulit bernapas lewat hidung," ujarnya.

Mahmudah (45), ibu Rafika, mengatakan dalam dua pekan terakhir anak dan menantunya ini sering cekcok. “Puncaknya, anak saya menuntut cerai dan minta berpisah. Latar belakangnya masalah ekonomi,” ujar warga Sungai Andai Banjarmasin Utara ini, yang setia menjaga Rafika di rumah sakit.

Baik Rafika maupun Mahmudah berharap Alamsyah segera tertangkap dan dihukum seberat-beratnya. "Biar dipenjara saja," ujar mereka. (lis)

Baca Lengkap di Harian Metro Banjar Edisi Selasa (6/12/2016)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved