Jendela Dunia

Wanita Ini Ditahan di Kazakhstan Gara-gara Selandia Baru Tidak Ada Dalam Peta

Setidaknya itulah yang diklaim Chloe Phillips-Harris (28), perempuan Selandia Baru, yang mengaku ditahan pihak imigrasi

Wanita Ini Ditahan di Kazakhstan Gara-gara Selandia Baru Tidak Ada Dalam Peta
SHUTTERSTOCK

BANJARMASINPOST.CO.ID, AUCKLAND - Sebagian besar orang di dunia ini tentu mengetahui Selandia Baru adalah sebuah negara kepulauan yang bertetangga dengan Australia.

Tentu ada sebagian kecil orang yang tak mengetahui keberadaan Selandia Baru, tetapi jika orang itu adalah petugas imigrasi bandara maka kondisi bisa menjadi kacau.

Setidaknya itulah yang diklaim Chloe Phillips-Harris (28), perempuan Selandia Baru, yang mengaku ditahan pihak imigrasi di sebuah bandara di Kazakhstan.

Alasan penahanannya cukup unik yaitu petugas imigrasi bandara Almaty bersikukuh Selandia Baru adalah negara bagian Australia.

Alhasil, perdebatan antara Chloe dan petugas imigrasi harus berlanjut di ruang interogasi bandara hingga beberapa jam.

Kesulitan Chloe bertambah ketika peta yang disediakan di ruang interogasi bandara tidak menampilkan Selandia Baru sebagai sebuah negara.

Kondisi itu semakin menyulitkan Chloe untuk meyakinkan petugas imigrasi bahwa negeri asalnya memang eksis.

"Saya tiba di Kazakhstan dengan penerbangan terakhir malam itu dan di imigrasi mereka meminta paspor Australia. Mereka mengatakan saya tak bisa masuk Kazakhstan tanpa paspor Australia," ujar Chloe kepada The New Zealand Herald.

"Petugas imigrasi bersikukuh Selandia Baru adalah bagian dari Australia. Sialnya di peta dunia milik mereka Selandia Baru tak dicantumkan," tambah Chloe.

Chloe yang memang gemar bertualang itu mengatakan, dia ditahan saat hendak memasuki Kazakhstan di mana dia berencana untuk bepergian dan bekerja di peternakan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved