Banyak yang Terjebak Investasi Bodong

Banyak kasus investasi bodong, sehingga perlu diluruskan pengertian investasi di Kalsel

Banyak yang Terjebak Investasi Bodong
Banjarmasin Post Group
Temu Wicara Pasar Modal 2016 di Aula Aswadie Syukur IAIN Antasari, Banjarmasin, Rabu (7/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Minat masyarakat Banua berinvestasi cukup besar. Sayangnya, karena minim pengetahuan soal investasi yang aman, banyak yang malah terjebak pada investasi bodong.

Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal OJK, Ali Ridwan mengatakan literasi keuangan yang ada di masyarakat banyak jenisnya Ada perbankan, asuransi, dana pensiun dan pasar modal. Namun, khusus pasar modal, hanya 3,07 persen masyarakat yang sudah menerjuninya di seluruh Indonesia.

“Di Kalsel kalau melihat dari jumlah penduduk dan pendapatan masyarakatnya yang bagus, tentu sangat mendukung iklim investasi. Namun banyak kasus investasi bodong, sehingga perlu diluruskan pengertian investasi di Kalsel,” ujarnya di sela Temu Wicara Pasar Modal 2016 di Aula Aswadie Syukur IAIN Antasari, Banjarmasin, Rabu (7/12).

Untuk mengedukasi masyarakat tentang jenis investasi aman yang menguntungkan, khususnya saham, IAIN Antasari bekerja sama dengan BEI Banjarmasin menggelar Temu Wicara Pasar Modal 2016.

Temu Wicara mengangkat tema “Investasi itu Dipraktikan” dihadiri Dekan Fakultas Syariah Prof Ahmadi Hasan, dan sedikitnya 150 mahasiswa. Sejumlah narasumber yang hadir, selain Ali Ridwan dari OJK, juga Trainer di BEI Banjarmasin Yuniar dan Kepala Regional Indro Premier Sekuritas, Jie Hadi Kusuma.

Baca berita selengkapnya di Banjarmasin Post edisi Kamis (7/12/2016). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved