Ekonomi dan Keuangan

Soal Kenaikan Harga Solar, DPR Tunggu Laporan Rinci dari Pertamina

Padahal hari ini, Komisi VII menggelar rapat tertutup dengan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero).

Soal Kenaikan Harga Solar, DPR Tunggu Laporan Rinci dari Pertamina
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi VII DPR mengaku belum mendapatkan laporan rinci terkait rencana kenaikan harga solar pada awal 2017 nanti.

Padahal hari ini, Komisi VII menggelar rapat tertutup dengan Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero).

"Jadi komisi VII menunggu laporannya (Pertamina)," ujar Anggota Komisi VII Ramson Siagian di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (13/12/2016).

Ramson menilai harga sejumlah BBM memang harus naik. Sebab harga minyak dunia terus menunjukan kenaikan pasca keputusan negara-negara pengekspor minyak atau OPEC memangkas produksi minyak 1,2 juta barrel per hari.

Namun ia mengatakan bahwa rencana kenaikan harga solar harus dilaporkan ke DPR. Apalagi, solar merupakan bahan bakar minyak yang masih mendapatkan subsidi dari negara.

"Seharusnya dilaporkan ke Komisi VII dulu," kata Ramson. Meski harga BBM harus naik, Ramson menilai kenaikan harga minyak dunia bisa menjadi momentum peningkatan investasi di sektor minyak nasional.

Selama ini kata ia, banyak kontraktor minyak yang ragu-ragu investasi lantaran harga minyak anjlok sejak beberapa tahun silam.

"Harus dimanfaatkan kenaikan harga minyak ini agar ada pengembangan blok minyak karena kalau tidak visible, mereka juga akan menahan diri untuk investasi. Tanpa ada eksplorasi, penurunan lifting itu akan terus terjadi," ucap Ramson.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved