Pengiriman Paket Pakai Drone Terwujud, Sementara Baru Siang Hari

Perusahaan e-commerce Amazon mulai mewujudkan rencana pengiriman paket barang menggunakan drone atau pesawat tanpa awak.

Pengiriman Paket Pakai Drone Terwujud, Sementara Baru Siang Hari
Kompas.com
Amazon drone. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perusahaan e-commerce Amazon mulai mewujudkan rencana pengiriman paket barang menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Saat ini, pengiriman perdana kepada pelanggan telah berhasil dilakukan di Inggris.

Sebagai tahap awal, pengiriman barang yang dikenal sebagai Prime Air Service itu sementara waktu hanya berlaku untuk orang tertentu. Saat ini, baru dua orang pelanggan saja yang diizinkan untuk memakai layanan spesial tersebut.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari TechCrunch, Jumat (16/12/2016), pengiriman tersebut dilakukan pada 7 Desember 2016 lalu, di sekitar wilayah Cambridge, Inggris. Lokasi tersebut memang dekat dengan markas pengiriman udara milik Amazon.

Kala itu, pesanan yang dikirimkan adalah sebuah Amazon Fire TV dan sebungkus popcorn. Proses pengiriman menggunakan drone ini pun selesai dalam waktu 13 menit saja, terhitung sejak pelanggan memasukkan pesanan.

Dua orang pelanggan yang sudah mendapatkan layanan Prime Air Delivery ini bisa melakukan pemesanan kapanpun. Namun pengiriman menggunakan drone hanya bisa dilakukan saat siang hari dan dalam kondisi cuaca yang tidak membahayakan penerbangan.

Selengkapnya, Anda bisa menyaksikan proses pengiriman menggunakan drone dalam video di bawah atau melalui tautan ini.

Amazon sebenarnya sudah lama berusaha mewujudkan metode pengiriman barang menggunakan drone. Namun perusahaan baru mendapatkan izin uji terbang dari Federal Aviation Administration (FAA) di Amerika Serikat, pada awal 2015 lalu.

Sejak itu, berbagai uji coba terbang pun dilakukan. Hingga sekaran, uji pengiriman pesanan yang benar-benar dilakukan ke pelanggan, untuk pertama kalinya dilakukan di Inggris.

Di masa yang akan datang, pengiriman menggunakan drone ini akan diperluas ke berbagai wilayah Inggris. Selain itu, Amazon juga memiliki ambisi untuk menyelenggarakan metode pengiriman ini di berbagai negara lain. (KOMPAS.com)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved