ADVERTORIAL

Abdul Muis Terharu Terima Kartu JKN-KIS dari Bupati Banjar

Pemkab Banjar melalui Program Integrasi Jamkesda Penerima Bantuan Iuran (PBI)-APBD JKN KIS memungkinkannya mendapatkan pelayanan gratis.

Abdul Muis Terharu Terima Kartu JKN-KIS dari Bupati Banjar
Banjarmasin Post Group/Hari Widodo
Bupati Banjar KH Khalilurahman saat menyerahkan Kartu JKN-KIS kepada Abdul Muis, warga Tambak Baru Ilir. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Abdul Muis (57) terlihat terharu saat menarima Kartu Indonesia Sehat dari Bupati Banjar KH Khalilurrahman. Berulang kali, Warga Jalan Mufakat RT 3/1 Desa Tambak Baru Ilir, Martapura Kabupaten Banjar ini pun mengucapkan terimakasih kepada Bupati Banjar.

Tidak heran, karena meskipun namanya sebelumnya tidak temasuk penerima JKN-KIS yang ditanggung oleh pemerintah pusat kini Dia juga berhak mendapatkan pelayanan serupa.

Pemkab Banjar melalui Program Integrasi Jamkesda Penerima Bantuan Iuran (PBI)-APBD JKN KIS memungkinkannya mendapatkan pelayanan gratis di Puskesmas maupun di rumah sakit.

"Terimakasih ulun guru perhatian Pemkab Banjar kepada keluarga kami. Dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini ulun tidak lagi khawatir ketika harus berobat ke rumah sakit,"ujar Muis.

Pemkab Banjar tahun ini telah mengasuransikan kesehatan sebanyak 1112 jiwa warga miskin di Kabupaten Banjar. Mereka ini diikutkan melalui program Integrasi Jamkesda ke PBI-APBD JKNKIS. Jumlah ini, meningkat dari tahun lalu yang hanya menanggung sebanyak 821 Jiwa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Nyoman Wiwiek Y menjelaskan, tahun ini jumlah penerima JKN KIS program integrasi Jamkesda PBI-APBD sebanyak 1112 jiwa. Jumlah ini, meningkat dari tahun lalu yang baru sekitar 821 jiwa.

Untuk melaksanakan program ini, Pemkab Banjar telah mengeluarkan biaya untuk membayar premi selama setahun ke depan sebesar Rp306.912.000

. "Jumlah ini meningkat dari tahun lalu,"terang Wiwik.

Menurutnya, Penerima JKN KIS Program Integrasi Jamkesda ini, mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara gratis sama seperti halnya penerima JKN KIS dari pusat. M ereka mendapatkan layanan kesehatan dari mulai promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif sama seperti penerima JKN KIS dari pusat.

Mereka ini, juga mendapatkan hak dirawat di kelas III. Namun, itu hanya kamar untuk layanan tindakan kesehatan sama yakni di kelas 1. Misalnya, operasi jantung mereka sama-sama mendapatkan tindakan yang sama.

Halaman
1234
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved