Jendela Dunia

NEWS VIDEO: Perempuan Ini Menolak Dilecehkan, Tapi Lihat Perlakuan yang Diterimanya

Perkelahian tak berimbang, ia dipukuli dengan tongkat di bagian kepala, punggung, hingga berdarah.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Seorang perempuan dipukuli oleh dua pria karena menolak untuk dilecehkan.

Kejadian bermula ketika perempuan ini bersama dengan sang suami di sebuah pasar yang padat di Desa Kishani, India.

Dilansir independent, seorang pria menarik kain sari yang dikenakannya, kemudian mulai meraba-raba.

Bahkan kedua pria ini memaksanya masuk ke dalam gedung bersama mereka.

Namun ibu yang memegang putrinya menolaknya, hingga terjadi perkelahian.

Perkelahian tak berimbang, ia dipukuli dengan tongkat di bagian kepala, punggung, hingga berdarah.

Video penganiayaannya bahkan menjadi viral di Facebook.

"Saya memintanya untuk berbicara dengan hormat. Tapi dia mulai melecehkanku, dan kemudian kami berkelahi. Orang itu menggunakan tongkat untuk memukul suami saya, juga saya, " kata korban kepada Asian News International.

Inspektur Polisi Sunil Saxena mengatakan, "Kami telah mendaftarkan kasus ini, usai itu pemeriksaan medis dilakukan. Kami telah mengambil tindakan dengan menangkap terdakwa. Terdakwa ditangkap beberapa jam setelah kejadian dan setelah itu tim dibuat untuk menangkap pelaku yang tersisa."

"Tim meliputi tim pengawasan dan sub-inspektur. Saya terus memantau kasus ini dan segera akan menyelesaikannya."

Politisi Uttar Pradesh, calon kepala daerah dalam pemilu beberapa bulan mendatang, menggunakan video ini untuk kampanyenya.

Ia melawan calon dari partai oposisi, Samajwadi Partai yang kini masih berkuasa.

Sebelumnya ia mengklaim tidak bisa melakukan banyak hal untuk mengatasi kejahatan di wilayah tersebut.

"Ada rincian lengkap hukum dan aturan ketertiban. Menteri bisa menyusun aturan baru yang dia inginkan, tetapi sampai saat ini polisi dan orang-orang malah takut menegakkan aturan," kata politisi senior, Vijay Bahadur Pathak.

Penulis: Restudia
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved