Seputar Banjarmasin

Golkar Kalsel Diklat Kader, Syarat Wajib Sebelum Menjadi Calon Anggota Dewan

Dikatakannya, kader wajib ikuti kegiatan tersebut karena kader bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat kalau ia tidak terlebih dahulu men

Golkar Kalsel Diklat Kader, Syarat Wajib Sebelum Menjadi Calon Anggota Dewan
banjarmasinpost.co.id/huda
(Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Diklat Kader dan Diklat politik yang dilakukan DPD Partai Golkar di Hotel Tree Park, Rabu (28/12/2016), bukan hanya diklat biasa.

Itu karena, 150 peserta yang mengikutinya dianggap layak maka akan mendapatkan serifikat dan Kartu Tanda Anggota kader golkar.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kalsel Gusti Iskandar Sukma Alamsyah mengatakan, bagaimana kader bisa menjadi wakil rakyat kalau mereka tak punya sertifikat dan KTA Golkar.

"Karena itulah acara pendidikan dan pelatihan kader golkar ini menjadi penting," tandasnya.

Kepada kader yang tak mendapatkan sertifikat, pihaknya memberikan kesempatan untuk mengikuti diklat berikutnya.

"Kali ini adalah angkatan pertama. Dan yang gagal bisa ikut di gelombang kedua nantinya, " kata Gusti Iskandar.

Tak hanya soal pendidikan politik, dalam diklat itu juga akan disampaikan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait verifikasi partai politik.

Bukan itu saja, pihaknya juga mengundang pemberi materi dari Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) terkait aturan main Pilkada dan Pemilu.

"Rencananya Ibnu Munzir Wakil Ketua bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Golkar juga akan memberikan materi. Mudah-mudahan acara ini berlangsung sukses," tandas Gusti Iskandar.

DPD Partai Golkar Kalsel menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk kadernya.

Gusti Iskandar Sukma Alamsyah mengatakan kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut, adalah sebagai syarat kadet untuk bisa jadi wakil rakyat, dan pendidikan politik.

Dikatakannya, kader wajib ikuti kegiatan tersebut karena kader bisa memberikan pendidikan politik kepada masyarakat kalau ia tidak terlebih dahulu mengikuti diklat.

"Ini juga berfungsi regenerasi terus dalam kepengurusan Partai Golkar. Organisasi politik ini pun terus berusaha mencari kader yang berpotensi untuk menjadi pemimpin, termasuk wakil rakyat, " kata Gusti Iskandar. (*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved