Kalsel Menuju 2017

REI Kalsel: 3.000 Rumah Belum Teraliri Listrik

Tentunya pembangunan harus diimbangi dengan ketersedian jaringan listrik. Jangan sampai nanti ada penghentian KWH meter lagi sehingga sangat merepotka

REI Kalsel: 3.000 Rumah Belum Teraliri Listrik
Banjarmasin Post
Banjarmasin Post Edisi 28 Desember 2016 

BANJARMASINPOST,CO.ID - Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesi (DPD REI) Kalsel, sudah bekerjasama dengan PT PLN Wilayah Kalselteng mengenai berapa informasi pembangunan rumah anggota REI setahun ke depan.

"Berapa pembangunan rumah anggota REI Kalsel dalam setahun ke depan sudah kami informasikan ke PLN pada akhir tahun," kata Ketua DPD REI Kalsel Royzani Sjachril.

Menurut lelaki yang akrab disapa Roy, dari PLN sudah mendapatkan informasi berapa watt listrik yang harus disediakan untuk pembangunan perumahan.

Untuk tahun 2017 mendatang, DPD REI Kalsel, menargetkan membangun 10.000 ribu unit.

Tentunya pembangunan harus diimbangi dengan ketersedian jaringan listrik. Jangan sampai nanti ada penghentian KWH meter lagi sehingga sangat merepotkan para developer.

"REI Kalsel ingin perumahan yang dibangun itu ada penerangan listrik sehingga menghidupkan suasana perumahan yang dibuat," ucap Royzani.

Dikatakannya, anggota REI Kalsel saat ini jumlahnya mencapai 200 developer terdiri dari 30 persen membangun rumah menengah ke atas dan 70 persen pengembang mengerjakan rumah subsidi.

Royzani menyatakan jika perumahan sudah dibangun namun jaringan listrik belum ada maka yang sangat dirugikan itu konsumen atau nasabah perumahan. Nasabah sudah bayar angsuran ke bank, listrik belum mengalir dan tidak mendiami rumahnya.

Dari awal membangun rumah, sambung Royzani, pihaknya sudah memberitahukan ke nasabah perumahan bahwa listrik itu menunggu ketersediaan PLN.

Hal ini sudah disampaikan melalui tertulis dan sosialisasi ke masyarakat.

Halaman
12
Editor: Yamani Ramlan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved