Home »

Bisnis

» Makro

Diskusi Publik

UKM Jadi Soko Guru Ekonomi

Jika dulu koperasi merupakan soko guru ekonomi Indonesia, namun sejak krisis 1998 UKM menjadi soko gurunya.

UKM Jadi Soko Guru Ekonomi
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Pemimpin Redaksi Banjarmasin Post Group, Musyaffi', memberikan sambutan di acara diskusi publik part 5 di Fave Hotel Banjarbaru, Rabu (28/12/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tantangan perekonomian di Kalimantan Selatan pada 2017 masih cukup berat. Kehadiran wirausaha muda menjadi harapan baru untuk menjaga stabilitas pertumbuhan perekonomian daerah.
Untuk menggali potensi daerah dan peluang usaha serta peran wirausaha muda dalam mendorong perekonomian di tahun mendatang, Banjarmasin Post menggelar Diskusi Publik ke-5 di Fave Hotel Banjarbaru, Rabu (28/12).

Diskusi yang mengangkat tema Peran Wirausaha Muda Dalam Mendorong Perekonomian Kalsel 2017 menghadirkan narasumber yakni Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Vice President Bank Mandiri Regional IX Trilaksito Singgih Hudanendra, Presiden Chapter Wirausaha Muda Mandiri Kalsel Ary Widianto dan Akademisi dari ULM Arif Budiman. Moderator acara Diana Rosianti.

Pemimpin Redaksi BPost Group Musyaffi pada diskusi itu mengatakan potensi wirausaha muda di Kalsel luar biasa, dan mayoritas bergerak di sektor usaha kecil menengah (UKM). Dia juga menilai UKM di Banjarbaru termasuk paling terorganisir, dan melihat Pemko Banjarbaru sangat serius melakukan pembinaan, yang bisa ditiru Pemkab dan Pemko lainnya di Kalsel.

Jika dulu koperasi merupakan soko guru ekonomi Indonesia, namun sejak krisis 1998 UKM menjadi soko gurunya. Dan dengan kondisi perekonomian yang lagi turun saat ini menyadarkan untuk berbenah. "Mudah-mudahan pemerintah tidak jenuh mendorong UKM. Diskusi Publik penutup di tahun ini semoga ada manfaatnya dan bisa jadi bekal untuk masuk di 2017," harapnya.

Bagaimana posisi UKM dalam perekonomian dan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangannya? Baca beritanya di Banjarmasin Post edisi Kamis (29/12/2016). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help