Seputar Banjarmasin

Penanganan Anak Jalan dan Terlantar Diatur Dalam Perda

selama ini pembinaan terhadap anak terlantar dan anak jalanan agar mereka kembali bersekolah, sudah sering dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin.

Penanganan Anak Jalan dan Terlantar Diatur Dalam Perda
Ilustrasi

BANJARMASINPOST.O.ID, BANJARMASIN – Sebagai bentuk perhatian pemerintah dan perlunya Pembinaan terhadap anak jalan, telah disahkan Perda tentang Perlindungan Anak Terlantar.

Menurut Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, mengingat, Kota Banjarmasin merupakan ibukota Provinsi Kalsel yang terbuka untuk segala hal, maka harus menjadi perhatian termasuk permasalahan anak jalanan.

“Anak terlantar dan anak jalan itu perlu dilakukan pengelolaan, jangan sampai nantinya di Kota Banjarmasin terjadi booming anak terlantar dan anak jalanan,” ujarnya, usai Rapat Paripurna DPRD Kota Banjarmasin, Pembicaraan Tingkat II, membahas persetujuan 6 buah Raperda, di Ruang Rapar Paripurna Kantor DPRD Kota Banjarmasin, (3/12/2016).

Lebih lanjut, politisi partai PKS ini kembali mengatakan, selama ini pembinaan terhadap anak terlantar dan anak jalanan agar mereka kembali bersekolah, sudah sering dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin.

Namun, terangnya, mengingat anak-anak jalan dan terlatar itu datangnya tidak hanya dari dalam kota bermotto Kayuh Baimbai saja, maka diperlukan sikap yang lebih bijaksana dalam penanganannya.

Anggota Pansus DPRD yang membahas Raperda Perlindungan Anak Terlantar, Hj Jumiati SH menyatakan, Raperda tersebut merupakan upaya memberikan perlindungan untuk menjamin pertumbuhan dan perkembangan anak.

Adanya Perda tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan aksesibilitas bagi anak, terutama dalam menjamin pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal dan terarah. (*)

Penulis: Salmah
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved