Seputar Banjarmasin

SBI Kalsel Lepasliarkan Dua Bekantan

"Alhamdulilla berhasil dilepasliarkan dua ekor Bekantan, satu jantan dewasa dan satu betina dewasa"

SBI Kalsel Lepasliarkan Dua Bekantan
syaiful anwar
Saat pelepasliarkan Bekantan oleh SBI Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sahabat Bekantan Indonesia (SBI) Kalsel bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel melepasliarkan dua Bekantan di Pulau Bakut, Batola.

Ketua SBI Kalsel Amalia Rezeki, mengatakan, pelepasliaran binatang khas Kalimantan itu merupakan momen pelepasliaran Bekantan dalam rangkaian hari cinta puspa dan satwa nasional 2016.

"Alhamdulilla berhasil dilepasliarkan dua ekor Bekantan, satu jantan dewasa dan satu betina dewasa. Yang jantan bernama Lucky Boy dan yang betina bernama Auri," jelasnya.

Dia pun menambahkan, jumlah populasi Bekanbtan di Pulau Bakut menunjukkan perkembangan yang bagus peningkatannya dari sekitar 30 ekor di tahun 2013, hingga sekarang sudah berjumlah 63 ekor.

"Yang jantan evakuasi dari Batola yang memiliki kasus hampir tenggelam di sungai Barito, sedangkan yang betina evakuasi dari Banjarbaru dekat AURI. Rehabilasi yang jantan kurang lebih 6 bulan, sedang betina kurang lebih 3 bulan," tandas Amalia yang juga Ketua Pusat Studi dan Konservasi keanekaragaman Hayati Indonesia (Biodiversitas Indonesia) Kalsel.

Pulau Bakut, yang merupakan salah satu Taman Wisata Alam terletak di Sungai Barito dengan luasan 18,7 Ha.

Jarak kawasan ini dari kota Banjarmasin, yang merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Selatan hanya 15 kilometer dan dapat dicapai baik melalui darat maupun sungai.

Untuk jalan darat harus melintasi jalan Trans Kalimantan melewati Jembatan Barito yang merupakan salah satu jembatan terpanjang di Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kelotok.

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved